Tugas Akhir Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penguasaan Kompetensi Pengelasan, Pengalaman Praktik Kerja Industri, dan Pembelajaran Kewirausahaan terhadap Kesiapan Berwirausaha Pengelasan Siswa SMK Paket Keahlian Pengelasan di Kabupaten Nganjuk

Mohammad Abdul Ghofir

Abstrak


ABSTRAK

 

Sekolah Menengah Kejuruan memiliki peranan penting dalam menyediakan dan mengembangkan tenaga terampil, mandiri dan produktif tingkat menengah, sesuai bidang keahlian tertentu. Kenyataannya survei BPS tahun 2017, jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7 juta orang, pengangguran lulusan SMK menempati peringkat ke-dua. Besarnya angka pengangguran disebabkan persaingan ketat dalam mengisi jumlah lowongan pekerjaan, yang tidak sebanding dengan peningkatan jumlah pencari kerja. Paradigma lulusan SMK mayoritas sebagai pencari kerja (job seeker), daripada pembuat lapangan pekerjaan (job

creator). Keinginan masyarakat kebanyakan menjadi karyawan perusahaan, pegawai BUMN, PNS, dll. Salah satu solusi kondisi tersebut, harus terbentuk suatu pemikiran yang kreatif dari lulusan SMK, yaitu dengan berwirausaha sesuai bidang keahlian. Contohnya SMK Pengelasan dapat membuka usaha jasa pengelasan. Perkembangan bisnis bengkel las semakin pesat, seiring dengan meningkatnya permintaan jasa las besi dan logam. Banyak pekerjaan yang membutuhkan jasa las, seperti pembuatan rangka rumah, rangka atap, pagar, teralis, kuda-kuda, dll. Sehingga usaha ini bisa menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan Rancangan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, teknik analisis regresi. Variabel penelitiannya adalah: penguasaaan kompetensi pengelasan (X1), pengalaman praktek kerja industri (X2), pembelajaran kewirausahaan (X3), sebagai variabel bebas, dan kesiapan berwirausaha pengelasan (Y) sebagai variabel terikat. Populasinya seluruh siswa SMK Pengelasan kelas XII TA 2017/2018 di Kabupaten Nganjuk. Subjek penelitian berjumlah 55 siswa, menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan adalah angket dan dokumentasi nilai. Analisis data terdiri dari deskriptif, uji prasyarat: (1) normalitas; (2) linieritas; (3) heterokedastisitas; (4) autokorelasi; (5) multikorelasi, dan regresi: (1) regresi linier; (2) regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara penguasaan kompetensi pengelasan terhadap kesiapan berwirausaha pengelasan, sebesar 42,6%; (2) terdapat pengaruh yang signifikan antara pengalaman praktik kerja industri terhadap kesiapan berwirausaha pengelasan, sebesar 43,5%; (3) terdapat pengaruh yang signifikan antara pembelajaran kewirausahaan terhadap kesiapan berwirausaha pengelasan, sebesar 28,5%; dan (4) terdapat pengaruh yang signifikan antara penguasaan kompetensi pengelasan, pengalaman praktik kerja industri, dan pembelajaran kewirausahaan secara simultan terhadap kesiapan berwirausaha pengelasan, sebesar 60,2%.