Tugas Akhir Jurusan Teknik Mesin - Fakultas Teknik UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kompetensi Pada Industri Pengecoran Logam “Baja Mulia Utama” di Ceper Klaten Jawa Tengah untuk Bahan Masukan Pengembangan Kurikulum SMK Bidang Keahlian Mesin Produksi

Mochtar Fitra Hadi Kusuma

Abstrak


ABSTRAK

 

Kusuma, Mochtar F H. 2010. Kompetensi Pada Industri Pengecoran Logam “Baja Mulia Utama” di Ceper Klaten Jawa Tengah untuk Bahan Masukan Pengembangan Kurikulum SMK Bidang Keahlian Mesin Produksi. Skripsi, Program Studi S-1 Pendidikan Teknik Mesin, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (I) Drs. H. Suwarno, M.Pd, (II) Drs. Wahono, S.ST., MPd.

 

Kata Kunci: kompetensi, perusahaan cor logam, pengembangan kurikulum

Mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin Universitas Negeri Malang yang dipersiapkan menjadi seorang tenaga pengajar yang professional dituntut mampu dan  jeli dalam melihat perkembangan IPTEK. Seorang guru harus mampu dalam mengembangkan materi yang akan diajarkannya sesuai dengan kebutuhan masa yang akan datang. Penelitian ini dilaksanakan di perusahaan cor logam “Baja Mulia Utama” Ceper, Klaten, Jawa Tengah karena industri logam semacam ini banyak ditemukan di berbagai daerah di Indonesia dan berpotensi besar jika dikembangkan dengan serius sehingga perlu dikembangkan kurikulum muatan lokal sebagai relevansi pendidikan pengembangan potensi daerah. Dalam sebulan industri Usaha Kecil Menengah (UKM) ini merauk keuntungan hingga mencapai Rp.250 juta. Oleh karena itu hasil penelitian ini layak untuk masukan pengembangan kurikulum SMK di daerah Malang sekaligus agar industri semacam ini dapat berkembang luas di luar daerah industri yaitu kota Malang.

Ada tiga hal yang menjadi fokus penelitian, yaitu (1) Profil industri cor logam ”Baja Mulia Utama” Ceper, Klaten, Jawa Tengah, (2) proses pembuatan kerajinan logam dari bahan baku sampai dengan finishing, dan (3) kompetensi yang dibutuhkan perusahaan cor logam ”Baja Mulia Utama” sebagai bahan masukan pengembangan kurikulum SMK bidang keahlian mesin produksi.

Penenelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menghasilkan silabus muatan lokal sebagai masukan pengembangan kurikulum SMK dan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data trianggulasi.

Hasil penelitian ini adalah Pertama, pembuatan kerajian logam terdiri dari beberapa tahapan yaitu: (1) Pemilihan bahan baku, (2) Olah pasir, (3) Pembuatan rangka cetakan (Cup and  Drag) dan Matres/pola, (4) Pembuatan inti (core), (5) Pengepresan/Cetak pasir, (6) Peleburan, (7) Penuangan dan pembongkaran hasil cor, (8) Pengerjaan lanjut coran (finishing). kedua, kompetensi yang dibuat silabus pengembangan kurikulum adalah pengecoran logam dan diverifikasikan dengan pihak guru SMK dan dipertimbangkan oleh Waka Kurikulum SMKN 1 Singosari Malang Bapak Mochammad Sodiq dan Waka Kurikulum SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Bapak Tri Hariyoto untuk materi muatan lokal tahun ajaran berikutnya.

Berdasarkan  pada temuan penelitian diajukan saran-saran sebagai berikut, pertama,perusahaan cor logam “Baja Mulia Utama” untuk memperhatikan K3 dan membuat kompetensi karyawan yang relevan dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI) sektor logam. kedua, bagi mahasiswa yang melakukan penelitian kualitatif tentang pengembangan kurikulum untuk memperhatikan KTSP, SKL yang dipakai SMK, SKKNI bidangnya, dan kompetensi yang ada pada jenis pekerjaan di industri yang mempunyai potensi di daerah penelitiannya.