Tugas Akhir Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Metode Pembelajaran Bermain Peran untuk Meningkatkan Motivasi Belajar PKn pada Siswa Kelas V SDN Gandul I Madiun

suti .

Abstrak


ABSTRAK

 

Suti, 2010. Penerapan Metode Pembelajaran Bermain Peran untuk Meningkatkan Motivasi Belajar PKn pada Siswa Kelas V SDN Gandul I Madiun. Ujian Akhir Program, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra sekolah FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dra. Harti Kartini, M. Pd.

 

Kata Kunci: Metode bermain peran, Motivasi Belajar

 

Dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), guru harus memiliki kemampuan kepribadian, profesional dan sosial, yakni memahami, menghayati dan mengamalkan nilai–nilai Pancasila yang diharapkan mampu mengintegrasikan secara utuh hubungan antara tujuan pendidikan, materi, metode dan evaluasi Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). Pengintegrasian tersebut sesuai dengan tingkat perkembangan psikologi serta keberhasilan belajar dan sosial siswa.Berdasarkan pengamatan peneliti sebagai guru kelas V, bahwa hasil belajar pada pelajaran PKn tentang Peran serta dalam organisasi sekolah siswa mengalami kesulitan 67% dari 24 siswa, yaitu hasil belajar yang masih di bawah rata-rata 70 yaitu. Dengan kata lain hasil belajar belum menunjukkan hasil sesuai dengan yang diharapkan.

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan metode bermain peran pada pembelajaran PKn pada siswa kelas V SDN Gandul I Madiun dan mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PKn melalui metode bermain peran  pada siswa kelas V SDN Gandul I Madiun.

Penelitian dilaksanakan di kelas V SD Negeri Gandul I, sebanyak dua siklus. Setiap siklus kegiatan penelitian meliputi perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian adalah 24 siswa, metode pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan dan tes hasil belajar setiap akhir siklus, indikator keberhasilan secara individual yaitu mencapai nilai 70 dan klasikal yang mencapai nilai 70 sebanyak 85% lebih dikatakan berhasil.

Hasil penelitian ini adalah bahwa dengan menggunakan metode bermain peran, motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PKn dapat ditingkatkan, peningkatan kemampuan siswa siklus I dengan rata-rata 6,79 menjadi 9,42 pada akhir siklus II.

Berdasarkan temuan diatas, dapat disimpulkan dengan menggunakan metode bermain peran motivasi belajar siswa dapat ditingkatkan. Saran yang perlu disampaikan kaitannya hasil penelitian ini adalah Pembelajaran PKn Tentang peran serta dalam berorganisasi guru disarankan untuk menggunakan metode