Tugas Akhir Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Penyelenggaraan Perpustakaan di SDN Penanggungan Kota Malang

Elmira Rifda Cahyani

Abstrak


Perpustakaan sekolah merupakan salah satu sarana penting yang sangat berpengaruh terhadap hasil pendidikan. Keberadaan perpustakaan di sekolah dasar sangat bermanfaat bagi peningkatan kualitas pembelajaran. Perpustakaan dapat memberikan kesempatan bagi siswa dan guru untuk memperdalam ilmu teknologi. Empat faktor yang harus ada di perpusakaan yaitu gedung perpustakaan, koleksi pustaka, pustakawan dan pemustaka. Berdasarkan data awal diperoleh sedikitnya siswa berkunjung ke perpustakaan sejumlah 5 siswa dari 345 siswa di SDN Penanggungan Kota Malang. Letak Perpustakaan paling ujung utara sekolah dengan bentuk sekolah yang memanjang, dan pelayanan perpustakaan dibantu dengan tenaga perpustakaan yang berjumlah hanya 1 orang.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penyelenggaraan perpustakaan di SDN Penanggungan Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, angket, observasi dan dokumentasi. Sumber data diperoleh dari petugas perpustakaan, kepala sekolah, dan guru. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap reduksi data, tahap penyajian data, dan menarik kesimpulan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan perpustakaan belum berjalan secara optimal. Aspek penyelenggaraan perpustakaan masih memiliki banyak kekurangan. Kekurangan dalam penyelenggaraan perpustakaan meliputi: ukuran fasilitas gedung tidak memenuhi syarat, lokasi dan ukuran ruang perpustakaan tidak sesuai standar, peralatan dan perlengkapan belum lengkap, layanan peminjaman buku jarang dilakukan, penegakan tata tertib dengan pemberian sanksi pun belum dilaksanakan, pelayanan dan pemeliharaan tidak bisa secara optimal karena kekurangan tenaga perpustakaan, serta kualifikasi tenaga perpustakaan juga tidak sesuai standar. Anggaran dana untuk perpustakaan hanya terbatas pada DPA (Dana Penggunaan Anggaran) dalam satu tahun.

 

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyelenggaraan perpustakaan belum berjalan optimal dikarenakan adanya hambatan, utamanya sarana prasarana, sistem pelayanan dan petugas perpustakaan. Untuk itu, disarankan pihak sekolah agar melengkapi sarana prasarana sekolah perpustakaan, mengikutkan pustakawannya melanjutkan pendidikan tentang ilmu perpustakaan, dan memaksimalkan potensi yang ada di perpustakaan agar dapat berjalan dengan baik.