Tugas Akhir Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERAN SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KESADARAN HUKUM BERLALU LINTAS BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI (SMAN) 1 JOMBANG

Ahmad Nuril Mubtadiin

Abstrak


ABSTRAK

 

Peran sekolah yang utama yaitu menjalankan proses belajar dan mengajar, evaluasi hasil belajar siswa, lembaga yang dapat meluluskan siswa yang berkualitas, dan membantu keluarga dan masyarakat dalam melaksanakan fungsinya. Peran sekolah sebagai lembaga pendidikan yang membantu fungsi dari keluarga dan masyarakat terdiri atas berbagai bidang pendidikan dan pembinaan dalam politik, ekonomi, sosial dan budaya, serta kesadaran hukum. Realitas dilapangan dalam hal politik, ekonomi, sosial dan budaya secara tersistem telah dikembangkan oleh sekolah baik dalam intrakurikuler atau ektrakurikuler. Akan tetapi, dalam hal kesadaran hukum khususnya lalu lintas belum sepenuhnya diperhatikan. Padahal, siswa setiap hari bersinggungan dengan kegiatan lalu lintas. selain itu, akhir-akhir ini kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, salah satu penyumbang tingginya kasus tersebut adalah pelajar atau siswa. Realitas kasus yang terjadi diantaranya pada bulan maret 2017 siswa SD ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus kecelakaan, pada bulan januari 2017 siswa SMAN 1 Solo menjadi korban meninggal kecelakaan, dan akhir tahun 2016 di Jombang siswa MAN menjadi korban meninggal kecelakaan lalu lintas. selain itu, di kawasan Jombang pada akhir tahun 2016 dalam operasi lilin semeru oleh Satlantas Polres Jombang setidaknya 30% dari 1.620 pengendara sepeda motor pelanggarnya terdiri dari siswa atau pelajar. Oleh karena itu, untuk mengetahui sejauh mana peran sekolah dalam hal kesadaran hukum lalu lintas. maka dilakukan penelitian mengenai peran sekolah dalam meningkatkan kesadaran hukm berlalu lintas bagi siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Jombang. Penelitian tersebut dilakukan dengan tujuan untuk: (1) mendeskripsikan peran sekolah melalui program yang dilaksanakan dalam peningkatan kesadaran hukum lalu lintas bagi siswa, (2) mengetahui pihak yang terlibat dalam upaya tersebut, (3) mendeskripsikan dampak yang dirasakan dari program tersebut, dan (4) mendeskripsikan berbagai kendala yang dihadapi serta solusi yang diterapkan dalam pelaksanaan program peningkatan kesadaran hukum berlalu lintas bagi siswa SMAN 1 Jombang. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif. peneliti terlibat dan terjun langsung dilapangan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang valid. Lokasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Jombang (SMAN 1 Jombang) yang berada di Jalan Bupati RAA. Soeroadiningrat Nomor 8 Kabupaten Jombang. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer terdiri atas Kepala dan Wakil Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran, Pembina Ektrakurikuler, Pegawai Keamanan, dan Siswa. Selain itu menggunakan sumber data sekunder yang bersal dari berbagai

ii dokumen-dokumen dan berbagai benda yang mendukung penelitian ini. Sedangkan, dalam proses pengolahan data yang diperoleh menggunakan analisis data kualitatif model interaktif dari Miles dan Huberman yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Selain itu, untuk mengetahui keabsahan data yang ditemukan menggunakan teknik triangulasi. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: pertama, program yang dilaksanakan sekolah dalam meningkatkan kesadaran hukum berlalu lintas siswa SMAN 1 Jombang terdiri atas telah dibentuknya patroli keamanan sekolah (PKS) dengan berbagai kegiatan yang mengarahkan siswa untuk taat dan tertib berlalu lintas, diadakannya pelatihan simulasi SIM bagi siswa, dan dilakukannya program penyuluhan tertib lalu lintas rutin setiap tahunnya. Kedua, pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program peningkatan kesadaran hukum berlalu lintas bagi siswa SMAN 1 Jombang yaitu Satuan Lalu Lintas Polisi Resor Kabupaten Jombang (Satlantas Polres Jombang). Adapun sumbangsihnya yaitu menjadi Pembina dalam ekratkurikuler PKS, membantu secara rutin dalam pengamanan dan pengaturan lalu lintas dilingkungan SMAN 1 Jombang, dan menjadi fasilitator terhadap program-program yang dilaksanakan untuk peningkatan kesadaran hukum lalu lintas siswa. Ketiga, dampak yang dirasakan oleh siswa secara pengetahuan dan pemahaman siswa baik secara kognisi, afeksi dan psikomotoriknya menjadi bertambah, dan keempat, kendala yang dialami sekolah dalam pelaksanaan program meliputi masih adanya siswa yang belum cukup umur membawa kendaraan saat ke sekolah, lahan parkir yang sempit, sarana prasarana tugas dari PKS yang belum terpenuhi, serta kondisi lingkungan terkait jalur transportasi umum yang belum memiliki akses dilingkungan SMAN 1 Jombang. sedangkan, solusi yang telah dilakukan oleh SMAN 1 Jombang terdiri atas merencanakan pembangunan untuk lahan parkir baru, mengupayakan penambahan petugas keamanan, melakukan sosialisasi dan himbauan secara rutin kesiswa, dan mengadakan berbagai program yang dapat meningkatkan kesadaran hukum berlalu lintas siswa.