Tugas Akhir Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kemampuan Membaca Teks Nonfiksi Berbasis TaksonomiProgress in Internastional Reading Literacy Study (PIRLS) Siswa Kelas V SDN Bareng 2 Kecamatan Klojen Kota Malang

Lukhman Hidayat

Abstrak


ABSTRAK

 

Pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah dasar dengan menggunakan kurikulum 2013 menekankan pada pembelajaran yang berbasis teks, sehingga diperlukan keterampilan membaca dalam pelaksanaannya. Dalam pembelajaran pada kelas tinggi teks nonfiksi banyak digunakan sehingga diperlukan kemampuan membaca teks nonfiksi yang memadai, darihasilstudiinternasionalProgress in Internastional Reading Literacy Study(PIRLS) menggambarkankemampuansiswa Indonesia dalammembacamasihtergolongdibawahstandarinternasional.Dengan melihat hal tersebut perlu dideskripsikan sejauh mana kemampuan membaca teks nonfiksi siswa SDN Bareng 2 Kecamatan Klojen Kota Malang.

Tujuan penelitian ini, yaitu untukmendeskrispsikan kemampuan siswa dalam memahami teks nonfiksi berdasarkan tingkat pemahaman PIRLS, meliputi. Tingkat pemahaman rendah (Low), Tingkat pemahaman sedang (Intermediate), Tingkat pemahaman tinggi (High), dan Tingkat pemahaman sempurna (Advanced)pada siswa kelas V SDN Bareng 2Kecamatan Klojen Kota Malang.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Sedangkan rancangan penelitiannya adalah penelitian deskriptif. Subjek dari penelitian ini yakni siswa kelas VA,VB, dan VC SDN Bareng 2Kecamatan Klojen Kota Malang yang berjumlah 86 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembarteksbacaannonfiksiberjudul “misteri Gigi Raksasa” yang diambildanditerjemahkandariPIRLSsertasoaldengankategoriPemahamanPIRLS.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-ratakemampuansiswadalammembacateksnonfiksiberbasisPIRLSpadakategorirendah (Low) adalah 73,75%, padakategorisedang (Intermediate) adalah 32,5%, padakategoritinggi (High) adalah 21,56%, danpadakategorisempurna (Advanced) adalah 16,25%. SedangkansecarakeseluruhankemampuansiswadalammembacateksnonfiksiberbasisPIRLSadalah 36% dengankategorikurang. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwakemampuansiswadalammemahamiteksnonfiksimasihrendahsesuaidenganhasiltes yang dilakukanPIRLS. Oleh karena itu, disarankan kepada guru dalam melaksanakan pembelajaran membaca untuk menggunakan tingkat pemahaman PIRLS dalam membuat soal agar dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca pemahaman.