Tugas Akhir Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kemampuan Membaca Permulaan Anak Kelompok B TK Kreatif Zaid Bin Tsabit Nglegok Blitar

Rully Hawari Anisati

Abstrak


ABSTRAK

 

Kegiatan membaca untuk anak usia dini khususnya anak kelompok B di Taman Kanak-kanak bukanlah membaca seperti yang orang dewasa lakukan. Pendidik harus memberikan stimulus kepada anak melalui strategi yang bervariasi di sekolah sehingga minat anak untuk membaca meningkat. Membelajarkan membaca pada anak usia dini harus yang bersifat rangsangan karena untuk menarik minat anak dan membuat anak senang dengan kegiatan membaca.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan membaca permulaan anak kelompok B TK Kreatif Zaid Bin Tsabit Nglegok Blitar. Selain itu penelitian ini juga menggambarkan kesulitan yang dihadapi anak dalam membaca permulaan di TK Kreatif Zaid Bin Tsabit Nglegok Blitar.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B TK Kreatif Zaid Bin Tsabit Nglegok Blitar yang berjumlah 75 orang. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 39 anak kelompok B. Sampel yang diambil adalah anak yang memiliki absensi ganjil pada setiap kelas. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Observasi dilakukan pada saat pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data kuantitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca permulaan anak kelompok B TK Kreatif Zaid Bin Tsabit Nglegok Blitar memiliki presentase 78,12%. Pada sub variabel pemahaman simbol huruf memiliki presentase 80,77%. Pada kemampuan membaca gambar sederhana memiliki presentase 79,06%. Kemampuan pemahaman terhadap rangkaian huruf memiliki presentase 76,07%.

Berdasarkan hasil paparan data pada kemampuan membaca permulaan, anak kelompok B TK Zaid Bin Tsabit termasuk dalam kategori berkembang sangat baik. Namun demikian terdapat kesulitan yang dialami anak dalam membaca permulaan. Kesulitan ditemukan dalam indikator yang berada di bawah kriteria berkembang sangat baik, yaitu indikator mampu menyusun huruf-huruf menjadi sebuah kata yang memiliki makna dengan presentase sebesar 64,96%. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya media yang menarik minat anak.