Tugas Akhir Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Hasil Belajar Tema Indahnya Keberagaman di Negeriku Melalui Model Two Stay Two Stray Pada Siswa Kelas IV SDN Karangtengah 4 Kota Blitar

Dewi Febriani

Abstrak


ABSTRAK

Febriani, Dewi. 2017.  Peningkatan Hasil BelajarTema Indahnya Keberagaman di Negeriku Melalui Model Two Stay Two Stray Pada Siswa Kelas IV SDN Karangtengah IV Kota Blitar. Skripsi. Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Widayati, M.H, (2) Suwarti, S.Pd, M.Pd

 

Kata Kunci: hasil belajar, tema indahnya keberagaman di negeriku, model two stay two stray,  sekolah dasar

 

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti pada kelas IV SDN Karangtengah 04 Kecamatan Sananwetan Kota Blitar menunjukkan bahwa (1) pembelajaran masih menggunakan model yang konvensional dan tanpa menggunakan media, (2) guru mengajar tanpa menggunakan RPP, (3) siswa belum aktif mengemukakan pendapat dan menjawab pertanyaan dari guru, (4) suasana belajar yang monoton sehingga membuat siswa bosan, dan (5) siswa masih kurang menguasai materi yang disampaikan guru. Hal inilah yang menyebabkan hasil belajar siswa sangat rendah. Dari 39 siswa, hanya 10 siswa yang nilainya diatas KKM, yaitu 75 dengan persentase KBK 26%. Untuk mengatasi permasalahan ini dengan menggunakan model Two Stay Two Stray. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) penerapan model Two Stay Two Stray dan (2) hasil belajar tema Indahnya Keberagaman di Negeriku melalui model Two Stay Two Stray pada siswa kelas IV SDN Karangtengah 04 Kota Bitar.

Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tehnik observasi, wawancara, tes,  dokumentasi, dan catatan lapangan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Two Stay Two Stray pada pembelajaran tema Indahnya Keberagaman di Negeriku dapat meningkatkan aktivitas siswa. Pada siklus I aktivitas siswa pada  pertemuan I yaitu  67% dengan kriteria cukup baik, pada pertemuan 2 meningkat sebesar 73% dengan kriteria baik. Pada siklus IIpertemuan 1 86% dan pertemuan 2 meningkat menjadi 100% dengan kriteria sangat baik. Hasilbelajarsiswajugamengalamipeningkatan. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata siswa saat pratindakan rata-rata nilai siswa adalah 61 dengan jumlah siswa yang tuntas 10 dari 39 siswa, persentasenya 26% masuk dalam kriteria sangat kurang baik. Pada siklus I nilai akhir siswa meningkat dengan rata-rata 71 dengan persentase 49% masuk ke dalam kriteria kurang baik, pada siklus II nilai akhir rata-rata siswa meningkat menjadi 83 persentasenya 87% masuk kriteria baik.

Kesimpulannya adalah penerapan model Two Stay Two Stray dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa. Dengan demikian, disarankan agar guru hendaknya menerapkan model Two Stay Two Stray dalam pembelajaran tematik khususnya tema Indahnya Kebergaman di Negeriku subtema 2, karena dapat meningkatkan kerjasama, tanggung jawab, keterampilan berbicara, kemampuan memecahkan masalah dengan berdiskusi, serta dapat meningkatkan hasil belajar siswa.