Tugas Akhir Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Tematik Materi Puisi dengan Memanfaatkan Peta Pikiran Berkonteks Lingkungan Sekitar yang Memuat Nilai-nilai Moral untuk Siswa Kelas V SD Negeri Wotsogo I Tuban

Roni Wibowo

Abstrak


ABSTRAK

Wibowo, Roni. 2017. Pengembangan Bahan Ajar Tematik Materi Puisi dengan Memanfaatkan Peta Pikiran Berkonteks Lingkungan Sekitar yang Memuat Nilai-nilai Moral untuk Siswa Kelas V SD Negeri Wotsogo I Tuban, Tesis.

Jurusan Pendidikan Dasar, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dra. Hj. Utami Widiati, M.A.,Ph.D., (II) Prof. Dr. Anang Santoso, M.Pd.

Kata Kunci: pengembangan bahan ajar, puisi, peta pikiran, lingkungan sekitar

 

Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan di SDN Wotsogo I Tuban, ditemukan beberapa fakta diantaranya adalah buku tematik yang diterbitkan pemerintah perlu disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Pada buku tematik tersebut sastra anak yang dikaji adalah syair dan pantun. Tidak ada pembahasan materi puisi. Padahal materi puisi ini yang dibutuhkan untuk memberikan bekal siswa kelas V yang akan mengikuti lomba cipta atau baca puisi yang sering diselenggarakan di berbagai event baik di tingkat kecamatan, kabupaten, propinsi, dan nasional.

Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian dan pengembangan. Adapun tujuan penelitian ini adalah menghasilkan bahan ajar tematik berupa buku siswa dan buku guru yang bersifat suplemen (pelengkap) untuk kelas V Tema 2  “Peristiwa dalam Kehidupan” subtema “Macam-macam Peristiwa dalam Kehidupan” dengan fokus kajiannya pada pada materi puisi.  Bentuk kegiatan siswa dalam mempelajari puisi terdiri dari 3 tahap, yaitu (1) pra menulis puisi dilakukan dengan mengamati media dan melakukan imajinasi yang dibantu oleh pemetaan pikiran, (2) proses menulis puisi dilakukan dengan membuat deskripsi dan menulis puisi, (3) pasca menulis puisi dilakukan dengan membacakan hasil puisi dan memajang hasil puisi. Bahan ajar ini banyak memanfaatkan metode peta pikiran untuk menyajikan materi serta memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber pembelajaran. Prosedur penelitian dan pengembangan dilakukan dengan 10 tahap, yaitu (1) analisis kebutuhan dan pengumpulan data, (2) perencanaan, (3) pengembangan rancangan produk, (4) uji tahap awal (validasi), (5) revisi produk awal, (6) uji coba lapangan terbatas, (7) revisi produk, (8) uji lapangan, (9) penyempurnaan produk akhir, (10) diseminasi dan implementasi. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa dan guru kelas V SD Negeri Wotsogo I Tuban. Pada uji coba lapangan terbatas melibatkan 6 siswa sedangkan pada uji lapangan (kelompok besar) melibatkan 40 siswa.

Kelayakan produk yang dikembangakan berdasarkan 4 aspek, yaitu kevalidan, kemenarikan, keefektifan, dan kepraktisan. Hasil validasi ahli pada aspek kevalidan memiliki rata-rata sebesar 90,025. Hasil uji coba kelompok kecil pada aspek kemenarikan memiliki rata-rata sebesar 91,80. Hasil uji coba kelompok besar pada aspek keefektifan menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 90,61 dan aktivitas belajar siswa sebesar 94,90.  Sedangkan pada aspek kepraktisan rata-ratanya adalah sebesar 92,18. Hasil validasi dan uji coba tersebut menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan  yang tinggi. Sehingga bahan ajar ini disarankan dapat diimplementasikan sebagai sumber pendukung dalam pembelajaran tematik khususnya pada materi puisi.