Tugas Akhir Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Mata Pelajaran Jaringan Dasar Kelas X Semester I Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan Sekolah Menengah Kejuruan

Wahyu Muhammad Shidqi

Abstrak


ABSTRAK

 

Shidqi, Wahyu M. 2014. Pengembangan Bahan Ajar Mata Pelajaran Jaringan Dasar Kelas X Semester I Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan Sekolah Menengah Kejuruan. Skripsi, S1 Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Muladi, S.T, M.T. (2) M. Zainal Arifin, S.Si., M.Kom.

 

Kata kunci : bahan ajar, jaringan dasar, kurikulum 2013, model pendekatan ilmiah, model pengembangan ADDIE.

Tahun 2013 adalah awal kurikulum baru yaitu Kurikulum 2013 yang menggantikan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Kejuruan program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) terdapat mata pelajaran baru, salah satunya adalah mata pelajaran jaringan dasar. Sebagai materi baru tentunya bahan ajar yang tepat masih belum tersedia, sehingga siswa kesulitan dalam belajar. Siswa hanya belajar dari penjelasan guru dan tidak memiliki buku pegangan yang sesuai. Hal ini membuat guru harus menentukan sumber belajar yang tepat bagi siswa dan mengupayakan alternatif pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman siswa. Salah satu alternatif guru dalam memperoleh sumber belajar adalah BSE. Ditinjau dari situs resmi BSE, buku mata pelajaran jaringan dasar belum ada. BSE sendiri masih memakai KTSP sehingga tidak sesuai dengan Mata Pelajaran Jaringan Dasar. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam proses pembelajaran baik siswa maupun guru. Untuk memudahkan siswa dalam mempelajari materi, perlu dikembangkan sebuah bahan ajar Mata Pelajaran Jaringan Dasar yang sesuai dan mencakup kegiatan pembelajaran.

Tujuan pengembangan ini untuk mengem­bangkan bahan ajar Mata Pelajaran Jaringan Dasar Kelas X Semester I Program Keahlian TKJ SMK. Bahan ajar dikembangkan dalam bentuk buku pelajaran untuk mengatasi keterbatasan bahan ajar dan membantu siswa dalam mencapai ketuntasan belajar. Produk bahan ajar disusun berdasarkan model pendekatan ilmiah yaitu, pembelajaran yang mengembangkan tiga ranah, antara lain sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Sehingga dapat membentuk siswa yang aktif, kritis, dan kreatif.

Proses pengembangan bahan ajar menggunakan model pengembangan ADDIE. Model tersebut memiliki 5 tahap pengembangan, yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Bahan ajar akan divalidasi oleh ahli materi dan ahli media pembelajaran. Uji coba produk akan dilakukan pada subjek uji coba yaitu guru mata pelajaran jaringan dasar dan siswa Kelas X SMK Program Keahlian TKJ.

Pengambilan data validasi dan uji coba digali dengan menggunakan instrumen berupa angket. Hasil validasi produk oleh ahli materi diperoleh persentase sebesar 91,25% dengan kategori layak, sedangkan dari ahli media dipero­leh persentase sebesar 97,5% dengan kategori layak. Hasil uji coba produk oleh guru diperoleh persentase sebesar 75% dengan kategori cukup layak, dari uji coba kelompok kecil diperoleh persentase sebesar 75,71% dengan kategori layak, dan dari uji coba kelompok besar diperoleh persentase sebesar 86,67% dengan kategori layak. Berdasarkan keseluru­han data yang diperoleh, bahan ajar Buku Pelajaran Jaringan Dasar Kelas X Semester I SMK/MAK dinyatakan layak untuk digunakan dalam pembelajaran.