Tugas Akhir Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ANALISIS KESALAHAN DALAM MENULIS SURAT RESMI OLEH SISWA SD KELAS VI DI SDN SANANWETAN 1 KOTA BLITAR

RINI SUSANTI

Abstrak


ABSTRAK

 

Susanti, Rini. 2014. Analisis Kesalahan dalam Menulis Surat Resmi oleh Siswa SD Kelas VI di SDN Sananwetan 1 Kota Blitar. Skripsi. Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Alif Mudiono, M.Pd.,(II) Dra. Lilik Bintartik, M.Pd.

 

Kata Kunci: analisis, ejaan, surat resmi

Berdasarkan hasil wawancara dengan guru bahasa Indonesia di SDN Sananwetan I kota Blitar, siswa sekolah dasar masih memiliki penguasaan surat resmi yang rendah. Misalnya dalam penggunaan huruf kapital, dan tanda baca dalam penulisan surat resmi. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan analisis secara mendalam tentang kesalahan pada hasil menulis surat resmi siswa. Tujuan penelitian yaitu untuk mengungkapkan apa dan bagaimana bentuk kesalahan dalam menggunakan format penulisan surat resmi, huruf kapital, tanda baca, serta kesalahan dalam menggunakan kata, faktor penyebab munculnya kesalahan dan upaya untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan tersebut.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Subjeknya adalah guru dan siswa kelas VI dengan jumlah 1 orang guru dan 20 siswa. Data penelitian berupa hasil menulis surat resmi siswa kelas VI SDN Sananwetan I kota Blitar. Instrumen yang digunakan adalah lembar tugas menulis surat resmi, pedoman wawancara, dan angket. Pengumpulan data menggunakan teknik kuisioner, wawancara, serta dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan merupakan teknik analisis data kualitatif yang disajikan dalam bentuk naratif dan tabel.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 100% siswa dengan jumlah 20 siswa mengalami kesalahan dalam menulis surat resminya. Jumlah seluruh kesalahan yang terjadi sebanyak 189 kesalahan. Kesalahan yang terjadi yaitu kesalahan pada (1) penggunaan format penulisan surat resmi (37%), (2) penggunaan huruf kapital (32%), (3) penggunaan tanda baca (22%), serta (4) penggunaan kata (9 %). Faktor penyebabnya adalah kecerobohan siswa, siswa kurang memahami materi, serta siswa tidak memperhatikan penjelasan guru. Adapun upaya guru dalam memperbaiki kesalahan tersebut yaitu mengkombinasikan metode pembelajaran yang ada agar pembelajaran tersebut menjadi pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Sedangkan upaya yang dilakukan siswa adalah berlatih terus menerus, mengulang semua materi yang tidak mengerti, dan bertanya kepada teman atau guru tentang materi yang tidak dimengerti.

Berdasarkan hasil temuan dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis surat resmi sudah cukup baik. Hal ini terbukti pada ditemukannya kesalahan berupa, (1) kesalahan dalam penggunaan format penulisan surat resmi, (2) kesalahan huruf kapital, (3) kesalahan tanda baca, dan (4) kesalahan pada penggunaan kata. Adapun saran yang dapat diberikan adalah dalam mengajar Bahasa Indonesia guru dapat lebih menekankan aspek kebahasaan maupun non kebahasaan. Menunjukkan kesalahan yang terjadi kepada siswa selain serta memberikan umpan balik tentang materi-materi apakah yang belum dipahaminya.