Tugas Akhir Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

eningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Metode Eksperimen Pada Mata Pelajaran IPA di Kelas IV SDN Sukoharjo 1 Kecamatan Klojen Kota Malang

Rajuna Watafuhan

Abstrak


ABSTRAK

 

Watafuhan, Rajuna. 2011. Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Metode Eksperimen Pada Mata Pelajaran IPA di Kelas IV SDN Sukoharjo 1 Kecamatan Klojen Kota Malang. Penelitian Tindakan Kelas, Program Studi S1 PGSD, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing (I) Drs. Ir. Endro Wahyuno, M.Si. (II) Drs. I Wayan Sutama. M.Pd.

 

Kata kunci : Hasil Belajar, Metode Eksperimen, Ilmu Pengetahuan Alam.

 

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya hasil belajar  siswa yang belum tuntas sesuai dengan ketuntasan belajar secara klasikal atau standar ketuntasan belajar minimal 65%. Hal tersebut disebabkan karena kegiatan pembelajaran kurang bermakna. Guru hanya menggunakan metode ceramah dan bergantung pada buku teks. Selain itu guru cenderung untuk menekankan penguasaan konsep dari pada proses. Siswa tidak diarahkan pada suatu kegiatan atau aktivitas belajar seperti pengamatan, percobaan atau aktivitas lainnya dan siswa cenderung pasif, tidak ada keinginan untuk mencari pengetahuan sendiri. Siswa hanya duduk, diam dan menunggu penjelasan materi dari guru, siswa berbicara dengan teman ketika guru menjelaskan materi pelajaran

Proses belajar mengajar dengan metode eksperimen ini siswa diberi kesempatan untuk mengalami sendiri atau melakukan sendiri, mengikuti proses, mengamati suatu objek, menganalisis, membuktikan dan menarik kesimpulan sendiri tentang suatu objek, keadaan atau proses sesuatu. Peran guru dalam metode eksperimen ini sangant penting, khususnya berkaitan dengan ketelitian dan kecermatan sehingga tidak terjadi kekliruan dan kesalahan dalam memaknai kegiatan eksperimen dalam kegiatan belajar dan mengajar.

Kancah penelitian ini adalah siswa kelas V SDN Sukoharjo 1 dengan jumlah siswa 26. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Rancangan penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan Mc. Taggart melalui dua siklus (siklus I dan siklus II).

Hasil penelitian  siklus I menunjukkan bahwa pembelajaran dengan metode eksperimen mampu meningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa. Pada siklus I aktivitas siswa selama proses belajar mengajar berlangsung sebesar 62,6%, meningkat pada siklus 2 menjadi 74,8%, dan hasil belajar pada siklus I mempunyai rata-rata kelas sebesar 66,3 dengan ketuntasan kalsikalnya 49,3%, meningkat pada siklus II menjadi 75,9 dengan ketuntasan klasikalnya 66,7%.

Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan bahwa guru IPA hendaknya menerapkan metode eksperimen pada mata pelajaran IPA sebagai salah satu alternatif pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa di kelas dengan menyesuaikan materi yang diajarkan.