Tugas Akhir Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

penerapan metode eksperimen untuk meningkatkan prestasi belajar IPA tentang cahaya merambat lurus pada siswa kls V di SDN Baturetno 04 Singosari Kab. Malang

Sunarto .

Abstrak


ABSTRAK

 

Sunarto. 2011. Penerapan Metode  Eksperimen Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPA Tentang Cahaya Merambat Lurus Pada Siswa Kelas V Di SDN Baturetno IV Kecamatan Singosari Kabupaten Malang Tahun Pelajaran 2009/2010. E-TA. Program Studi PJJ S-1 PGSD Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Dr. Musa Sukardi, M.Pd

 

Kata Kunci : Eksperimen, IPA, cahaya merambat lurus.

 

Prestasi belajar IPA materi cahaya siswa kelas V di SDN Baturetno IV berdasarkan lembar evaluasi menggunakan metode konvensional menunjukkan hasil yang kurang baik. Siswa yang tuntas belajarnya pada saat dilakukan evaluasi hanya sebanyak 4 siswa (20%) dari keseluruhan siswa kelas V SDN Baturetno IV yang berjumlah 20 siswa. 16 orang siswa lainnya (80%) kurang menguasai materi sehingga tidak dapat menjawab pre tes yang diberikan dengan hasil yang maksimal sehingga nilai yang diperoleh masih di bawah KKM IPA  SDN Baturetno IV sebesar 60. Secara klasikal, nilai rata-rata prestasi belajar IPA materi tentang cahaya merambat lurus hanya sebesar 41. Oleh karena itu diperlukan metode baru dalam peningkatan prestasi belajar IPA siswa kelas V di SDN Baturetno IV. Metode yang dipilih adalah metode eksperimen dengan pertimbangan sesuai karakteristik materi dan siswa kelas V di SDN Baturetno IV.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan tahapan pelaksanaan metode eksperimen yang dapat meningkatkan prestasi belajar IPA tentang cahaya merambat lurus pada kelas V di SDN Baturetno 04 Kecamatan Singosari  Kabupaten Malang. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan mendiskripsikan penerapan metode eksperimen yang dapat meningkatkan prestasi belajar IPA tentang cahaya merambat lurus pada siswa kelas V di SDN Baturetno 04 Kecamatan Singosari  Kabupaten Malang.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dilakukan pada satu kelas agar diperoleh pengamatan yang mendalam. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 2 pertemuan. Evaluasi dilaksanakan dua kali setelah pertemuan 2 dan pertemuan  4 selesai. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu tahap rencana tindakan (planning, pelaksanaan tindakan (action), mengamati (observasi) dan melakukan refleksi (reflection). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V di SDN Baturetno IV tahun pelajaran 2010/2011 yang berjumlah 20 orang. Lokasi penelitian ini berada di dukuh Benel Baturetno kecamatan Singosari kabupaten Malang. Instrumen penelitian ini, antara lain: tes, wawancara, lembar observasi, dan catatan lapangan. Analisis data penelitian ini menggunakan teknik deskrtiptif kualitatif untuk data kualitatif, sedangkan untuk data kuantitatif digunakan teknik analisis mean persentase.

Pelaksanaan metode eksperimen yang dapat meningkatkan IPA tentang cahaya merambat lurus pada kelas V SDN Baturetno 04 Kecamatan Singosari  Kabupaten Malang; (a) memberikan appersepsi yang sesuai karakteristik materi, (b) eksplorasi materi dan tujuan pembelajaran, (c) pembagian lembar kegiatan siswa dan bahan eksperimen, (d) penjelasan tujuan eksperimen, (e) pemberian petunjuk eksperimen, (f) pembimbingan pelaksanaan eksperimen, (g) pengamatan dan pengumpulan data eksperimen, (h) penarikan kesimpulan eksperimen, (i) penerapan hasil eksperimen, (j) pelaporan hasil eksperimen, (k) pemantapan hasil eksperimen, (l) refleksi pembelajaran eksperimen, (m) pemberian tes evaluasi, (n) pemberian tindak lanjut eksperimen pertemuan selanjutnya. Penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan aktifitas belajar IPA tentang cahaya merambat lurus pada siswa kelas V SDN Baturetno 04 Kecamatan Singosari  Kabupaten Malang. Persentase aktifitas belajar siswa untuk aspek penilaian sesuai langkah kerja sebesar 0% pada pra tindakan, 68% pada siklus I pertemuan 1, 75% pada siklus I pertemuan 2, 82% pada siklus II pertemuan 1, serta 83% pada siklus II pertemuan 2. Pada aspek penilaian kebenaran mencatat data eksperimen, persentase yang didapat sebesar 0% pada pra tindakan, 72% pada pada siklus I pertemuan 1, 73% pada siklus I pertemuan 2, 83% pada siklus II pertemuan 1, serta 88% pada siklus II pertemuan 2. Pada aspek penilaian kerjasama kelompok eksperimen, persentase yang didapat sebesar 0% pada pra tindakan, 53% pada pada siklus I pertemuan 1, 53% pada siklus I pertemuan 2, 60% pada siklus II pertemuan 1, serta 60% pada siklus II pertemuan 2. Penerapan metode eksperimen dapat meningkatkan prestasi belajar IPA tentang cahaya merambat lurus pada siswa kelas V SDN Baturetno 04 Kecamatan Singosari  Kabupaten Malang. Siswa yang tuntas pada tahap pra tindakan sebesar 20% (4 siswa) dan siswa yang belum tuntas sebanyak 80% (16 siswa). Nilai rata-rata evaluasi belajar siswa sebesar 41. Nilai rata-rata prestasi belajar IPA pada siklus I pertemuan 1 sebesar 50. Siswa yang tuntas sebesar 50% (10 siswa) sedangkan siswa yang belum tuntas sebanyak 50% (10 siswa). Nilai rata-rata prestasi belajar IPA pada siklus I pertemuan 2 sebesar 53. Siswa yang tuntas sebesar 60% (12 siswa) sedangkan siswa yang belum tuntas sebanyak 40% (8 siswa). Nilai rata-rata prestasi belajar IPA pada siklus II pertemuan 1 sebesar 58. Siswa yang tuntas sebesar 70% (14 siswa) sedangkan siswa yang belum tuntas sebanyak 30% (6 siswa). Nilai rata-rata prestasi belajar IPA pada siklus II pertemuan 1 sebesar 70. Siswa yang tuntas sebesar 90% (18 siswa) sedangkan siswa yang belum tuntas sebanyak 10% (2 siswa).

Berkaitan dengan hasil penelitian tindakan kelas ini, maka peneliti menyarankan bagi guru untuk menerapkan metode eksperimen pada materi IPA yang berbeda, merancang kegiatan pembelajaran eksperimen yang lebih inovatif sehingga dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran, memperbanyak media dan sumber belajar yang dapat mendukung tercapainya tujuan pembelajaran. Bagi sekolah disarankan untuk memberikan dukungan kepada guru dan siswa dalam menerapkan pembelajaran dengan metode eksperimen, menganjurkan semua guru kelas tinggi untuk menerapkan metode eksperimen bukan hanya pada mata pelajaran IPA tetapi pada beberapa mata pelajaran lainnya sesuai dengan KTSP. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk; meneliti pengembangan bahan dan media yang praktis, murah, dan higienis untuk penerapan metode eksperimen; meneliti penerapan metode eksperimen pada materi IPA yang berbeda dengan yang telah diteliti pada penelitian ini.