Tugas Akhir Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar & Prasekolah - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENINGKATAN KREATIVITAS KERAJINAN BENDA HIAS

anggra budiharto

Abstrak


ABSTRAK

 

Budiharto, Anggra. 2011. Peningkatan Kreativitas Kerajinan Benda Hias dengan Memanfaatkan Bubur Kertas di Kelas IV SDN Gadang 3 Malang. Skripsi, Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Pra Sekolah (KSDP) FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Usep Kustiawan, M.Sn. (II) Drs. Sumanto, M.Pd.

Kata Kunci: Kreativitas, Kerajinan Benda Hias, Bubur Kertas, SD

Seni merupakan sumber ilmu pengetahuan yang bermanfaat untuk dipelajari dan dikembangkan siswa Sekolah Dasar. Salah satu unsur yang sangat menentukan di dalam keberhasilan pembelajaran Seni Budaya dan Keterampilan adalah kreativitas mengolah sesuatu bahan mentah menjadi suatu bentuk benda yang lebih berguna. Salah satunya adalah pemanfaatan barang bekas berupa kertas yang dalam penelitian ini diolah menjadi bubur sebagai usaha untuk meningkatkan kreativitas siswa.

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan pembelajaran Seni Budaya dan Keterampilan materi pembuatan benda hias berupa hiasan dinding atau pajangan hewan berkaki 2 dan hewan berkaki 4 untuk meningkatkan kreativitas seni kerajinan pada mata pelajaran Seni Budaya dan Kerajinan dengan memanfaatkan bubur kertas, mendeskripsikan aktivitas kreatif dalam keterampilan membuat benda hias dengan memanfaatkan bubur kertas serta mendeskripsikan peningkatan hasil belajar keterampilan membuat benda hias dengan memanfaatkan bubur kertas.

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dalam penelitian ini peneliti sebagai pengajar, guru kelas sebagai observer dan satu teman sejawat sebagai observer. Data dalam penelitian ini berupa data kualitatif yang diperoleh dari data primer berupa angket yang langsung diberikan pada saat penelitian dilaksanakan dan data sekunder diperoleh dari data sekolah yang sudah ada. Teknik pengumpulan data berupa observasi rencana pembelajaran dengan teknik pengamatan dan catatan lapangan selama tindakan kelas berlangsung digunakan untuk menilai rencana pembelajaran dan tingkat kreativitas siswa, observasi kegiatan pembelajaran untuk mengamati dan mencatat kejadian secara langsung pada keadaan sebenarnya sebagai sumber data, lembar kerja siswa digunakan sebagai tolak ukur peningkatan kreativitas siswa dalam pembelajaran Seni Budaya dan Keterampilan, teknik dokumentasi digunakan untuk data berupa dokumen mulai dari perencanaan sampai penelitian selesai. Instrumen meliputi APKG 1 dan 2, lembar pengamatan dan lembar penilaian.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kreativitas siswa dan hasil belajar siswa. Prosentase peningkatan yang diperoleh dari penilaian proses dari pra tindakan ke siklus I sebesar 28,1%, dari siklus I ke siklus II sebesar 35%. Prosentase peningkatan perolehan penilaian hasil dari pra tindakan ke sikus I sebesar 26% sedangkan dari siklus I ke siklus II sebesar 28%. Total prosentase peningkatan yang diperoleh pada penilaian proses dari pra tindakan sampai siklus II sebesar 63,1%. Total prosentase peningkatan yang diperoleh pada penilaian hasil dari pra tindakan sampai siklus II sebesar 54%.

Berdasarkan data yang diperoleh diambil kesimpulan bahwa dengan penerapan seni kerajinan dengan bubur kertas ini aktivitas kreatif siswa meningkat sehingga menimbulkan kreativitas siswa yang lebih tinggi. Saran dari penelitian ini ditujukan kepada guru hendaknya memiliki motivasi untuk meningkatkan kreativitas siswa dengan memanfaatkan barang bekas sebagai kerajinan benda hias, dan bagi pihak sekolah agar mengupayakan adanya guru mata pelajaran khusus yang memiliki keahlian dalam bidangnya sehingga kreativitas siswa dapat tersalurkan secara maksimal untuk hasil yang lebih baik