Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara Adversity Intelligence dan Persepsi Mahasiswa terhadap Karir Keguruan dengan Ketertarikan Berkarir Menjadi Guru Mahasiswa Program Studi S1 PTI Universitas Negeri Malang. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Tekn

ANGGIRDA INDONESIA

Abstrak


ABSTRAK

 

Indonesia, A. 2018. Hubungan antara Adversity Intelligence dan Persepsi Mahasiswa terhadap Karir Keguruan dengan Ketertarikan Berkarir Menjadi Guru Mahasiswa Program Studi S1 PTI Universitas Negeri Malang. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Setiadi Cahyono Putro. M. Pd., M.T. (II) Heru Wahyu Herwanto. S. T., M. Kom.

 

Kata Kunci: Adversity Intelligence, Persepsi Mahasiswa terhadap Karir Keguruan, dan Ketertarikan Berkarir Menjadi Guru.

Perkembangan dunia pendidikan sudah selayaknya diimbangi dengan peningkatan mutu dan layanan pendidikan di Indonesia.  Dengan upaya mempersiapkan calon guru yang kompeten, sudah seharusnya mahasiswa yang dididik menjadi calon guru memiliki ketertarikan berkarir menjadi guru. Ketertarikan berkarir menjadi guru dipengaruhi oleh adversity intelligence dan persepsi mahasiswa terhadap karir keguruan. Adanya faktor-faktor tersebut maka dilakukan penelitian yang berjudul “Hubungan antara Adversity Intelligence (X1) dan Persepsi Mahasiswa terhadap Karir Keguruan (X2) dengan Ketertarikan Berkarir Menjadi Guru (Y) bagi Mahasiswa Program Studi S1 PTI Universitas Negeri Malang”.

Metode penelitian yang digunakan yaitu expose facto dengan rancangan penelitian kuantitatif korelasional. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa S1 PTI angkatan 2014 sejumlah 130 responden. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan adversity intelligence (X1), (2) mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap karir keguruan (X2), (3) mendeskripsikan ketertarikan berkarir menjadi guru (Y) mahasiswa Program Studi S1 PTI Universitas Negeri Malang, (4) mengungkap signifikansi hubungan antara X1 dengan Y, (5) mengungkap signifikansi hubungan antara X2 dengan Y, dan (6) mengungkap signifikansi hubungan antara X1 dan X2 terhadap Y secara simultan.

Untuk mengungkap adanya hubungan antara variabel X1 dengan Y maupun X2 dengan Y menggunakan analisis data korelasi parsial. Sedangkan untuk mengungkap hubungan X1 dan X2 secara simultan dengan Y menggunakan regresi ganda. Semua analisa data tersebut dilakukan dengan berbantuan SPSS. Hasil peneiltian diketahui: (1)ketertarikan berkarir menjadi guru dalam kategori yang tinggi; (2)adversity intelligence dalam kategori tinggi; (3)persepsi mahasiswa terhadap karir keguruan dalam kategori tinggi; (4)koefisien korelasi parsial X1 dengan Y sebesar 0,216 (sig.: 0,011 < 0,05); (5)koefisien korelasi parsial X2 dengan Y sebesar 0,221 (sig.: 0,009 < 0,05); dan (6)terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara X1 dan X2 terhadap Y secara simultan.