Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Buku Ajar Matakuliah Belajar dan Pembelajaran dalam bidang Informatika untuk Prodi S1 Pendidikan Teknik Informatika Jurusan Teknik Elektro di Universitas Negeri Malang

Muhammad Agung Prayogo

Abstrak


ABSTRAK

 

Prayogo, Muhammad Agung.2018. Pengembangan Buku Ajar Matakuliah Belajar dan Pembelajaran dalam bidang Informatika untuk Prodi S1 Pendidikan Teknik Informatika Jurusan Teknik Elektro di Universitas Negeri Malang. Skripsi. S1 Pendidikan Teknik Informatika. Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang.

 

Kata Kunci : Buku Ajar, Belajar dan Pembelajaran,

Matakuliah Belajar dan Pembelajaran merupakan matakuliah wajib yang ditempuh oleh mahasiswa S1 Pendidikan Teknik Informatika, Jurusan Teknik Elektro di Universitas Negeri Malang. Buku ajar yang digunakan belum sesuai dengan matakuliah Belajar dan Pembelajaran. Buku yang tersedia tidak memiliki ketentuan-ketentuan yang khusus yang terkait dengan pembelajaran mahasiswa. Selain itu, mahasiswa kesulitan mendapatkan buku yang cocok dengan materi perkuliahan Belajar dan Pembelajaran. Pada proses pembelajaran di matakuliah Belajar dan Pembelajaran, dosen menggunakan beberapa buku referensi yang digunakan, sehingga dosen memiliki berbagai macam buku yang berbeda.

Tujuan dari pengembangan Buku Ajar ini antara lain: (1) Membuat buku ajar matakuliah Belajar dan Pembelajaran untuk Prodi S1 Pendidikan Teknik Informatika Jurusan Teknik Elektro di Universitas Negeri Malang; (2) Mengetahui buku ajar matakuliah Belajar dan Pembelajaran untuk Prodi S1 Pendidikan Teknik Informatika Jurusan Teknik Elektro di Universitas Negeri Malang.

Model pengembangan buku ajar ini menggunakan model pengembangan Sugiyono dengan tahapan pengembangan Research and Development (R&D) yang sesuai dengan kebutuhan. Alasan menggunakan model R&D dalam pengembangan buku ajar ini karena tahapan-tahapan yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji keefektifan produk tersebut (Sugiyono, 2011:297). Dengan demikian, model pengembangan R&D memuat tahapan pengembangan yang rinci dan sistematik untuk memudahkan validasi kelayakan suatu produk yang dikembangkan. Terdapat 10 (sepuluh) langkah yang akan dilalui, antara lain: (1) Potensi & Masalah; (2) Pengumpulan Informasi; (3) Desain Produk dan Materi; (4) Validasi Desain dan Materi; (5) Revisi Desain; (6) Uji Coba Produk; (7) Revisi Produk; (8) Uji Coba Produk; (9) Revisi Produk; (10) Produksi Masal. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket yang ditujukan kepada ahli media, ahli materi, dan pengguna.

Berdasarkan hasil uji kelayakan yang dilakukan, didapatkan data akhir sebesar 87,5% untuk validasi ahli media, 85,6% untuk validasi ahli materi, 76,125% untuk uji coba kelompok kecil dan 83,79% untuk uji coba kelompok lapangan. Rata-rata presentase uji coba adalah 83,25% . Dari hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa Buku Ajar ini sudah valid dan tidak perlu revisi sesuai dengan pedoman kriteria tingkat kelayakan serta layak digunakan.

Kesimpulan pengembangan ini sebagai berikut: (1) Buku Ajar ini telah memenuhi kriteria valid dan layak setelah melalui tahap validasi ahli media dan ahli materi serta tahapan uji coba; (2) Keunggulan buku ajar ini terletak pada kesediaan peta konsep, tujuan pembelajaran, rangkuman dan soal evaluasi; (3) Buku ajar ini dapat menjadi alternatif atau buku pegangan ketika matakuliah Belajar dan Pembelajaran