Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar E-Learning pada Mata Kuliah Rangkaian Listrik DC: Dasar-dasar Rangkaian Listrik DC untuk Mahasiswa Progam Studi S1 Pendidikan Teknik Elektro Jurusan Teknik Elektro UniversitasNegeri Malang

Mechtildis Nosy Angelvelista Nosy Angelvelista

Abstrak


ABSTRAK

 

Angelvelista, Mechtildis Nosy. 2017. Pengembangan Bahan Ajar  E-Learning pada Mata Kuliah Rangkaian Listrik DC: Dasar-dasar Rangkaian Listrik DC untuk Mahasiswa Progam Studi S1 Pendidikan Teknik Elektro Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang.Pembimbing: (I) Drs. Slamet Wibawanto, M.T., (II) Dyah Lestari, S.T., M.Eng.

 

Kata Kunci: Pengembangan, Bahan Ajar, E-learning, Rangkaian Listrik DC

 

Pengembangan merupakan penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifitan produk tersebut sesuai dengan kegiatan yang bertujuan untuk mengembangan teori ilmu pengetahuan yang sudah ada. Selanjutnya, E-learing adalah pembelajaran yang disusun dengan tujuan menggunakan suatu sistem elektronik, sehingga mampu mendukung suatu proses pembelajaran.Tujuan dari pengembangan ini adalah Mengembangkan dan menguji kelayakan bahan ajar e-learning untuk matakuliah Rangkaian Listrik DC terkait dengan dasar-dasar rangkaian listrik DC untuk mahasiswa program studi S1 Pendidikan Teknik Elektro Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang.

Pengembangan dalam penelitian ini menggunakan model (ADDIE)dengan tahap-tahap yang dilakukan antara lain adalah: (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) pelaksanaan, dan (5) evaluasi. Produk dari pengembangan bahan ajar e-learning Rangkaian Listrik DC ini berupa modul digital dengan tipe file PDF, serta video dengan tipe file MP4. Produk pada pengembangan ini telah divalidasi oleh ahli serta diuji cobakan kepada mahasiswa. Hasil uji validasi modul oleh ahli memperoleh persentase sebesar 91,82% (sangat valid), hasil uji coba kelompok kecil memperoleh persentase sebesar 87,8% (sangat valid), dan hasil uji coba kelompok besar memperoleh persentase sebesar 88,9% (sangat valid). Sedangkan hasil validasi video oleh ahli memperoleh persentase sebesar 95,25% (sangat valid), hasil uji coba kelompok kecil memperoleh persentase sebesar 86,91% (sangat valid ), dan hasil uji coba kelompok besar memperoleh persentase sebesar 89,86% (sangat valid).