Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Smart Relay Pemrograman Ladder Berbasis Proyek Untuk Mata Pelajaran Sistem Kontrol Terprogram Kelas XI Program Studi Teknik Otomasi Industri Di SMK

Bagus Rahmady Ichsan

Abstrak


ABSTRAK

 

Berdasarkan observasi yang dilakukan pada beberapa toko buku di kota Malang antara lain: (1) Gramedia dan (2) Togamas, diketahui bahwa belum tersediamya bahan ajar cetak untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berdasarkan Kurikulum 2013 khususnya Sistem Kontrol Terprogram.Pelaksanaan pembelajaran memerlukan bahan ajar yang sesuai dengan kurikulum. Kenyataan menunjukkan bahwa bahan ajar yang dipergunakan dalam pembelajaran belum sesuai dengan kriteria Kurikulum 2013. Hal tersebut menunjukkan perlu adanya bahan ajar yang sesuai dengan kriteria Kurikulum 2013 yakni bahan ajar smart relay pemrogaman ladder berbasis proyek, agar peserta didik dapat mencapai kompetensi dasar Sistem Kontrol Terprogram jurusan Teknik Otomasi Industri SMK/MAK kelas X. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar pemrogaman ladder smart relay berbasis proyek dan mendeskripsikan kelayakan bahan ajarnya.

Model penelitian dan pengembangan buku ajar yang digunakan adalah model Dick and Carey. Adapun langkah penelitian dan pengembangan sebagai berikut: (1) identify instructional goal(s); (2) conduct instructional analysis; (3) identify entry behaviours characteristics; (4) write performance objectives; (5) develop criterion referenced test itens; (6) develop instructional strategy; (7) develop and select instructional materials; (8) design and conduct formative evaluation; dan (9) revise instruction.

Buku ajar ini telah divalidasi oleh ahli satu dan ahli dua serta telah diujicobakan kepada mahasiswa Teknik Elektro Universitas Negeri Malang melalui uji kelayakan. Kelayakan bahan ajar diketahui berdasarkan hasil angket. Hasil angket reviewer ahli mendapatkan skor 86,5 % (sangat valid), uji coba perseorangan mendapatkan skor 88,6 % (sangat valid), hasil angket siswa pada uji coba kelompok kecil mendapatkan skor 90,4 % (sangat valid), dan hasil angket siswa pada uji coba lapangan mendapatkan skor 94,2 % (sangat valid). Berdasarkan skor tersebut, bahan ajar dinyatakan valid dan layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.