Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif Matapelajaran Sistem Operasi Semester Ganji lKelas X Program Keahlian Teknik Komputer Jaringan di SMK Islam Batu

Reti Avitananda Sritama

Abstrak


SMK Islam Batu memiliki peralatan multimedia yang memadai. Sekolah memiliki LCD Proyektor yang dipasang pada setiap ruang kelas dan laboratorium yang tentunya akan menunjang pemelajaran menggunakan multimedia interaktif. Tetapi media yang digunakan menyampaikan materi masih sangat sederhana yaitu menggunakan media dalam bentuk Power Point dan pdf yang sebagian besar berbentuk teks. Hal ini menyebabkan kegiatan belajar mengajar menjadi kurang maksimal karena media pembelajaran yang bersifat searah. Penggunaan media pembelajaran multimedia interaktif dirasa tepat untuk membantu mengatasi keterbatasan tersebut karena tidak memerlukan biaya yang mahal. Tujuan dari pengembangan ini adalah mengembangkan media pemelajaran interaktif matapelajaran system operasi dan mengujikelayakannya.

Model pengembangan yang digunakan pada penelitian dan pengembangan media pembelajaran ini adalah  model pengembangan ADDIE. Adapun langkah-langkah penelitian adalah sebagai berikut: (1) analisis, (2) desain, (3) pengembangan, (4) implementasi, (5) evaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket uji coba pada media pembelajaran yang meliputi: (1) validasi media, (2) validasi materi, (3) uji coba perseorangan, (4) uji coba skala kecil dan (5) uji coba skala besar. Subjek uji coba dalam pengembangan visualisasi ini adalah ahli materi, ahli media dan peserta didik kelas X TKJ.

 

Hasil akhir dari skripsi ini berupa produk media pembelajaran interaktif matapelajaran Sistem Operasi untuk kelas X TKJ SMK Islam Batu.  Komponen yang terdapat didalamnya terdiri dari halaman awal, halaman menu utama, halaman materi, dan halaman evaluasi. Setelah melakukan uji coba diperoleh data akhir sebagai berikut: 88,16% untuk ahli media yang berarti sangat valid, 89,77% untuk ahli materi yang berarti sangat valid, 86,67% untuk uji coba perseorangan yang berarti sangat layak, 88,25% untuk uji coba kelompok kecil yang berarti sangat layak, 90,2% untuk kelompok besar yang berarti sangat layak. Dari hasil uji coba keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa media yang telah dikembangkan sangat valid dan layak untuk digunakan.