Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ALAT PERINGATAN BAHAYA BANJIR BERBASIS ARDUINO MENGGUNAKAN SIM900

DONI ABDUL MUKTI

Abstrak


ABSTRAK

 

Abdul M, Doni. 2016. Alat Peringatan Dini Bahaya Banjir Berbasis Arduino Menggunakan SIM900. Tugas Akhir, Jurusan Teknik Elektro. Program Studi D3 Teknik Elektro, Fakultas Teknik. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dyah Lestari, S.T., M.Eng.

Kata Kunci: Arduino, SIM900, Sensor ultrasonik.

Banjir merupakan bencana alam yang sering menimpa daerah – daerah di Indonesia. Peringatan dini adanya bahaya banjir diperlukan bagi orang-orang penghuni bantaran sungai maupun daerah – daerah rawan banjir  agar bisa cepat mengevakuasi barang – barang berharganya dan meminimalisir terjadinya korban jiwa. Untuk itu diperlukan alat yang dapat medeteksi ketinggian air dengan cepat dan memberikan informasi peringatan bahaya akan potensi terjadinya banjir.

Alat Peringatan Dini Bahaya Banjir Berbasis Arduino Menggunakan SIM900 mengukur tinggi permukaan air melalui sensor ultrasonik. Sensor ultrasonik berfungsi sebagai penginput data ketinggian air. Lalu data mengenai tinggi air akan diproses oleh Arduino. Kemudian data yang telah diolah oleh Arduino akan ditampilkan LCD dan dikirim menuju handphone menggunakan SIM900.

 

 Cara kerja sensor ultrasonik meliputi : (1) Pemancar ultrasonik (Transmitter) memancarkan gelombang ultrasonik menuju permukaan air, (2) Penerima ultrasonik (Receiver) menerima pantulan gelombang ultrasonik, (3) Sensor ultrasonik akan mengkonversi waktu yang dibutuhkan dari pemancaran gelombang sampai penerimaan pantulan gelombang menjadi satuan jarak   antara sensor terhadap permukaan air dan (4) Tinggi level air bisa diperoleh melalui rumus pada program Arduino.  Sedangkan langkah menginformasikan data menggunakan SIM900 meliputi: (1) Data mengenai tinggi level air dari sensor ultrasonik diproses oleh Arduino, (2) Saat tinggi level air memenuhi batas status banjir yang ditetapkan berupa normal, waspada, awas, dan darurat maka Arduino memerintahkan SIM900 untuk mengirim sms, dan (3) Sms akan ditampilkan pada layar handphone. Evaluasi kinerja pembuatan Alat Peringatan Dini Bahaya Banjir Berbasis Arduino Menggunakan SIM900 dilakukan pada tiap titik yang telah ditentukan. Hasil pengujian trainer ini meliputi: (1) Pengujian Sensor ultrasonik dan LCD untuk mengukur dan menampilkan jarak benda, (2) Pengujian SIM900 untuk mengirimkan pesan, dan (3) Pengujian keseluruhan komponen untuk mengukur tinggi permukaan air dan mengirimkan sms. Seluruh hasil pengujian tersebut telah sesuai dengan rancangan yang telah ditentukan dan berfungsi dengan baik. Guna menunjang  pengembangan dari Alat Peringatan Dini Bahaya Banjir Berbasis Arduino Menggunakan SIM900 bisa menggunakan panel surya sebagai supply utama untuk meningkatkan efisien dan juga realtime monitoring  tanpa adanya gangguan mati listrik.