Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Desain Chopper DC Untuk Pengaturan Kecepatan Motor Induksi Satu Fasa Menggunakan Metode PWM

BUSTANUL ARIFIN

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Arifin, Bustanul. 2013. Desain Chopper DC Untuk Pengaturan Kecepatan Motor Induksi Satu Fasa Menggunakan Metode PWM. Proyek Akhir. Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Aripriharta, S.T., M.T. (II) Dyah Lestari, S.T., M.Eng.

 

Kata Kunci: Chopper DC, Motor Induksi Satu Fasa, PWM

 

Motor induksi satu fasa memiliki kelemahan ketika dioperasikan langsung pada tegangan nominalnya, yakni kecepatannya tidak dapat diatur. Pengaturan kecepatan yang banyak digunakan adalah dengan mengubah frekuensi tegangan motor, namun diperlukan pengaturan kecepatan yang lebih sederhana.

Tugas akhir ini bertujuan untuk membuat sebuah inovasi baru terhadap pengaturan kecepatan motor induksi satu fasa dengan sistem yang mudah dan sederhana. Pengaturan yang digunakan adalah metode PWM yang dipicukan pada saklar elekronik berkecepatan tinggi. PWM digunakan untuk memberikan frekuensi yang tetap dengan duty cycle yang dapat dirubah-ubah. Perubahan duty cycle penyaklaran dilakukan dengan menggunakan potensio meter untuk mengendalikan saklar elekronik dalam memotong tegangan pada jembatan dioda.

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Obyek penelitian adalah motor induksi satu fasa. Dari analisis dan pengujian yang telah diperoleh, Pengaturan kecepatan motor induksi satu fasa pada desain chopper DC menggunakan metode PWM dilakukan dengan cara mengubah tegangan input (ADC) sehingga duty cycle yang dipicukan pada MOSFET berubah dan membuat putaran motor berubah. Perubahan PWM waktu nyala (on) dan waktu mati (off) yang diterapkan pada desain chopper DC untuk pengaturan kecepatan putaran motor induksi satu fasa membuat kecepatan putaran motor dapat dikendalikan dari 2945rpm s/d 2965rpm. Kecepatan putaran motor saat berbeban, respon dan kinerja putaran motor pada saat tegangan input analog berubah cukup baik. Saat motor diberi beban yang berbeda, kecepatan putaran motor stabil.