Tugas Akhir Jurusan Teknik Elektro - Fakultas Teknik UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN TRAINER PRAKTIKUM SENSOR DAN TRANSDUSER BAGI MAHASISWA JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Arif Mafatia Karim

Abstrak


ABSTRAK

 

Karim, Arif Mafatia. 2012. Pengembangan Trainer Praktikum Sensor dan Transduser bagi Mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Puger Honggowiyono, M.T. (II) Drs. Suwasono, M.T.

 

Kata Kunci : pengembangan, trainer, sensor dan transduser.

Sensor dan Transduser merupakan salah satu pokok bahasan wajib bagi mahasiswa pada program studi S1 Pendidikan Teknik Elektro. Pada silabus menuntut mahasiswa untuk mengetahui, memahami dan juga menguji sensor dan transduser. Namun kenyataan mahasiswa masih merasa kesulitan ketika pembelajaran sensor dan transduser. Hal tersebut di tunjukkan pada hasil angket yang di berikan pada mahasiswa yang pernah menempuh mata kuliah tersebut, serta wawacara terhadap dosen matakuliah sensor dan transduser di Jurusan Teknik Elektro Universitas Negeri Malang.

Tujuan pengembangan ini adalah untuk mengembangkan dan menghasilkan produk berupa trainer yang dapat memecahkan masalah dalam pembelajaran praktikum sensor dan transduser di Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Trainer ini diharapkan dapat memudahkan dalam proses belajar mengajar praktikum dan meningkatkan prestasi belajar.

Pengembangan ini menghasilkan trainer, modul cetak untuk pegangan dosen dan modul cetak berupa jobsheet untuk mahasiswa pada materi sensor dan transduser pokok bahasan sensor temperatur, sensor tekanan atau gaya, dan sensor cahaya.

Dalam pembuatan trainer ini penulis menggunakan model pengembangan yang diadaptasi dan dimodifikasi dari Sugiyono dan Borg & Gall. yang terdiri dari 9 tahap yaitu: (1) analisis kebutuhan, (2) pengumpulan data, (3) desain produk, (4) pengembangan produk, (5) validasi produk, (6) revisi produk, (7) uji lapangan, (8) revisi produk, dan (9) Produk akhir.

Berdasarkan pada hasil uji coba, diperoleh persentase dari tiap-tiap subyek coba sebagai berikut: (1) Pada ahli media, diperoleh persentase sebesar 93,44%, (2) Pada ahli materi, diperoleh persentase sebesar 88,42%, (3) Pada instrument uji coba (mahasiswa), dipe­ro­­­leh persentase sebesar 92,27%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan trainer praktikum sensor dan transduser bagi mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang ini layak untuk digunakan  sebagai media pembelajaran.