Tugas Akhir Jurusan Tata Busana - Fakultas Teknik UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PEMBUATAN BUSANA READY TO WEAR DENGAN KONSEP “TALBAKJI CHEOYONGMU”

Dewi Mega Mutia

Abstrak


ABSTRAK

Mutia, Dewi Mega. 2019. Pembuatan Busana Ready To Wear Dengan Konsep “Talbakji Cheoyongmu”. Tugas Akhir, Jurusan Teknlogi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: Agus Sunandar, S.Pd, M.Sn.

Kata kunci :ready to wear, memfokuskan konsep, Talbakji Cheoyongmu.

Busana merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia disamping kebutuhan makanan dan tempat tinggal.Hal ini pun tidak juga luput pada busananya.Busana siap pakai atau busana ready to wear adalah busana yang setiap hari dipakai oleh manusia dan diproduksi secara massal.Busana ini dapat langsung dibeli dan dikenakan tanpa harus melakukan pengukuran badan terlebih dahulu.

Pembuatan desain busana dimulai dengan mengkaji karakteristik busana ready to wear kemudian memfokuskan tema dengan mencari sumber ide, serta menerapkan tema pada pengembangan desain. Tema yang di ambil adalah tarian topeng Cheoyoungmu yang berasal dari Korea, di mana topeng Cheoyongmu akan diwujudkan ke dalam creative fabric pada busana ready to wear.

Busana ini memiliki judul tugas akhir pembuatan busana ready to wear dengan konsep Talbakji Cheoyongmu. Kata Talbakji memilki artian “Tal” (: topeng), dan “Talbak” atau “Talbakji: topeng penjaga) (Jeon Kyungwook :2005), sedangkan Cheoyongmu sendiri adalah seorang putra dari raja naga yang menjelma menjadi manusia . Gambaran Cheoyong yang sukses mengusir roh jahat dengan menari dan bernyanyi membuat orang-orang Korea pada zaman dahulu mengenal Cheoyong sebagai orang yang sakti, sehingga menginspirasikan sebuah tarian yang bermakna ritual yang mampu menghalau arwah jahat.Maka pengertian dari Talbkaji Cheoyongmu adalah Topeng Penjaga Cheoyongmu.

Kesimpulan :Dalam pembuatan busana ini terdapat beberapa kesalahan antara lain pertama, kesalahan dalam mencetak ukuran motif printing  disebabkan karena  image resolution pada photoshop tidak diatur terlebih dahulu. Kedua, mengobras terlebih dahulu kain blackout yang hendak dibordir karena bahan mudah bertiras, dalam pengerjaan kelim kurang rapi.

Adapaun saran perbaikan dalam pengerjaan adalah ; pertama pada saat mengcutting lapisan furing hero pada pinggiran bordir creative fabric topeng Cheoyongmu,kain hendaknya diberi kampuh 0,5 – 1 cm agar pinggiran bordir bisa lebih tertutup rapi. Pada saat mengaplikasian creative fabrics topeng Cheoyongmu pada bahan utama outer, kain seharusnya dalam keadaan terbentang tidak terlipat untuk menjaga agar tidak terjadi kesalahan.Yang terakhir pada saat memotong kain royal acetat, sebaiknya di setrika terlebih dahulu karena bahan mudah kusut.