Tugas Akhir Jurusan Tata Busana - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perpaduan Kain Prada Bali dan Kain Lurik pada Pembuatan Busana Avantgarde

Morry Van Dayu

Abstrak


ABSTRAK

 

Busana merupakan salah satu kebutuhan primer selain pangan dan papan. Awalnya bentuk dasar busana dibuat berdasarkan fungsinya yakni melindungi tubuh dari gangguan binatang dan sinar matahri. Bentuknyapun masih sederhana dan bahan yang digunakan terbuat dari kulit pohon dan kulit binatang. Dewasa ini selain fungsi utama melindungi tubuh, busana juga dibuat untuk menunjukkan identitas diri seseorang. Oleh karenanya banyak jenis-jenis busana yang ada saat ini, salah satunya avantgarde. Avantgarde ini merupakan style yang bentuknya ekstreme, istilah avantgarde sering dikaitkan dengan dunia seni, kebebasan berekspresi dalam sebuah karya sangat ditonjolkan.

Bahan yang digunakan untuk pembuatan busana ini antara lain kain Santung, kain Moskrep (crepe), kain Prada Bali serta kain Lurik. Kain Prada Bali merupakan busanatra disional Bali yang dipakai oleh kaum wanita, kain ini biasa dipakai penari Bali pada saat melakukan pertunjukkan. Selain kain Prada Bali, busana ini juga memadukan kain Lurik dari Kota Solo Jawa Tengah, Lurik merupakan kain dengan motif bergaris-garis kecil yang secara tradisional merupakan pakaian khas pria warga pedesaan dikalangan suku Jawa. Sedangkan warna yang digunakan adalah warna hitam, abu-abu tua, coklat muda, coklat tua, kuning dan emas.

Detail dari busana yang dibuat terdiri dari satu bagian atau one piece yakni berbentuk blus dengan bagian atas terdapat bustier atau kamisol, terdapat rok span dengan hiasan peplum 8 (delapan) lapis serta rok ½ (setengah) lingkaran pada bagian lutut. Pembuatan busana ini melalui langkah sebagai berikut; (1) Desain, (2) Pengukuran, (3) Pembuatanpola, (4) Cutting, (5) Sewing, (6) Fitting, (7) Finishing.

 

Tingkat kesulitan pada pembuatan busana ini yaitu; (1) Desain yang dibuatkurang megah karena terlalu simple untuk busana avantgarde, (2) Pada saat pemasangan peplum kebagian bustier atau kemben, sebaiknya peplum dijahit terlebih dahulu, kemudian disambungkan pada rok span dan bustier atau kemben, (3) Pada rok bawah sebaiknya lebarlingkaran dibuat bertahap.