Tugas Akhir Jurusan Tata Busana - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Motif Tato Tedak Usuu pada Busana Avant Garde.

PRIMA FEBRIANI

Abstrak


ABSTRAK

 

Febriani, Prima. 2016. Penerapan Motif Tato Tedak Usuu pada Busana Avant Garde. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Tata Busana, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Nurul Aini, M.Pd, (II) Anik Dwiastuti, S.T., M.T

 

Kata Kunci: Motif, Tato, Tedak Usuu, Busana Avant Garde.

Motif ragam hias merupakan suatu motif yang memiliki ciri khas dengan keluhuran budaya nenek moyang Indonesia, motif ini tidak hanya ditemukan pengaplikasiannya pada kain tetapi juga pada perabot rumah tangga, namun pada masayarakat tertentu motif juga diaplikasikan di atas kulit tubuh atau biasa disebut tato. Di Indonesia, salah satu suku yang masih memegang teguh tato sebagai media komunikasi kearifan leluhur dengan generasi penerusnya adalah Suku Dayak di pulau Kalimantan-Indonesia Keanekaragaman  motif tato yang dimiliki Suku Dayak, terdapat salah satu motif tato yang khusus diapikasikan hanya pada kulit wanita yaitu  motif tato Tedak Usuu dari Suku Dayak Kayan Kalimantan. Tedak Usuu merupakan motif tato yang digunakan oleh wanita Dayak Kayan yang telah beranjak dewasa

Tato ini digunakan sebagai penanda terhadap adanya perubahan status seorang gadis yang mulai mengemban tanggung jawab sebagai seorang wanita dewasa serta sebagai pelindung dari roh jahat(hasil wawancara dengan Komunitas Tato Motif Dayak, 7 Maret 2016). Peletakkan motif tato pada tubuh gadis ini dijadikan penanda perubahan status seorang gadis yang telah beranjak dewasa.

Inspirasi busana Smart Textile dengan modifikasi motif tato Tedak Usuu ini akan diaplikasikan  pada busana Avant Garde dengan nama “The Christalium Ethnica of Dayak Tatto”. Judul ini dipilih dengan harapan agar busana Avant Garde ini dapat hadir sebagai busana yang dapat mengabungkan kearifan lokal dengan budaya global dengan wujud gaya busana yang glamor dalam balutan warna hitam, merah, gold dan silver.

 

Penerapan motif dalam busana ini akan diwujudkan dengan teknik inkrustasi. Busana ini akan terdiri dari baju, rok dan headpiece. Adapun proses pembuatan busana ini terdiri dari beberapa tahapan diantaranya yaitu menentukan konsep busana, membuat desain, persiapan alat dan bahan, pengambilan ukuran, membuat pola, membuat draf, pengepasan draf, rancangan bahan dan harga, memotong bahan, membuat motif dengan menggunkan teknik inkrustasi, menjahit busana, serta menghias busana.