Tugas Akhir Jurusan Tata Busana - Fakultas Teknik UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SEMI BLOCK SYSTEM PADA PRAKTIKUM MEMBUAT POLA DAN MEMBUAT BUSANA WANITA DI SMK NEGERI 7 MALANG TAHUN PELAJARAN 2011/2012.

Bhindri Sulistyaningwati

Abstrak


ABSTRAK

 

Sulistyaningwati, Bhindri. 2012. Implementasi Pembelajaran Semi Block System pada Praktikum Membuat Pola dan Membuat Busana Wanita di SMK Negeri  7 Malang Tahun Pelajaran 2011/2012. Skripsi, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:  (I) Dra. Agus Hery Supadmi Irianti, M. Pd, (II) Dra. Idah Hadijah.

 

Kata Kunci: implementasi, Semi Block System, Praktikum membuat pola dan membuat busana wanita.

Perubahan kurikulum menyebabkan adanya perubahan nama standar kompetensi, hal tersebut sangat berpengaruh terhadap penataan jadwal mata pelajaran harian, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di kelas, dan materi pembelajaran yang disampaikan guru kepada siswa (termasuk didalamnya mengenai pemberian tugas). Pengaruh tersebut sangat dirasakan oleh guru dan siswa pada mata pelajaran praktikum. Oleh karena itu guru dan pihak terkait lainnya melakukan adaptasi dan inovasi untuk mengantisipasi agar kualitas pembelajaran di SMK tidak menurun dengan cara menerapkan pembelajaran Semi Block System pada praktikum membuat pola dan membuat busana wanita di SMK Negeri  7 Malang Tahun Pelajaran 2011/2012.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui susunan perencanaan,  pelaksanaan, dan  hasil  evaluasi pembelajaran Semi Block System pada praktikum  membuat pola dan membuat busana wanita di SMKN 7 Malang.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasinya adalah  23 siswa kelas X, 20 siswa kelas XI, 23 siswa kelas XII dan 5 guru SMK Negeri 7 Malang yang melaksanakan pembelajaran Semi Block System pada praktikum membuat pola dan membuat busana wanita. Instrumen pengambilan data menggunakan dokumentasi dan angket. Teknik analisis data menggunakan rumus persentase yang nantinya akan di Interpretasi.

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran Semi Block System pada praktikum membuat pola dan membuat busana wanita, disiapkan guru dengan sangat baik/sangat siap/ sangat lengkap hal ini ditunjukkan bahwa hasil dari penyusunan perencanaan yang terdiri dari koordinasi dengan pihak lain (60%), kesiapan Silabus (100%), kelengkapan perangkat (100%), kelengkapan Rencana Pelaksanan Pembelajaran (RPP) (100%), dan menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) (60%). Pelaksanaan pembelajaran Semi Block System dilakukan sesuai dengan perencanaan pembelajaran Semi Block System, hal ini dibuktikan bahwa hasil dari kegiatan pendahuluan terlaksana dengan baik (53%), kegiatan inti terlaksana dengan baik (73%), dan kegiatan penutup terlaksana dengan baik (63% ). Hasil evaluasi belajar siswa yang berupa nilai praktikum, rata-rata diatas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) hal ini dapat dibuktikan dengan 100% hasil praktikum siswa sangat baik. Hasil evaluasi pembelajaran Semi Block System terdiri dari perencanaan dan pelaksanaan. Perencanaan berjalan dengan sangat baik (100%) dan pelaksanaannya berjalan dengan baik (68%).

Saran yang dapat peneliti ajukan bagi SMK Negeri 7 Malang agar lebih memperhatikan siswa yang kurang mampu dalam melaksanakan praktikum pada mata pelajaran produktif karena minimnya ketersediaan dana  praktikum yang dimiliki siswa untuk  memenuhi continuitas praktik dalam waktu yang singkat pada pembelajaran Semi-Block System. Bagi guru agar lebih menyiapkan metode dan media yang lebih bervariasi dan menarik dalam proses belajar mengajar agar tidak  mengakibatkan kejenuhan siswa dalam proses pembelajaran Semi-Block System, selain itu diharapkan guru meluangkan waktu bimbingan diluar jam kepada siwa yang tidak masuk dikarenakan ijin atau sakit. Bagi siswa yang mengalami kesulitan dalam mengikuti jadwal (kegiatan yang berkelanjutan), agar lebih disiplin dan tanggung jawab lagi dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diinstruksikan oleh guru. Jika siswa tidak masuk dikarenakan ijin atau sakit harus tetap menanyakan kepada teman keesok harinya tentang materi atau tugas  pada hari yang telah ditinggalkan supaya tidak terjadi kesenjangan waktu dalam penyampaian materi akibat ketidakhadiran siswa.

 

ABSTRACT

 

Sulistyaningwati, Bhindri. 2012. The Implementation of Semi Block System learning in Practicing of Making Pattern and Making Dress at SMK Negeri 7 Malang in the period of 2011/2012. Thesis, Department of Industrial Technology, Faculty of Engineering, State University of Malang. Advisors: (I) Dra. Agus Hery Supadmi Irianti, M. Pd, (II) Dra. Idah Hadijah.

 

Key words: Implementation, Semi Block System, Practicum Pattern Making and Dress Making.

Curriculum changing caused the name changing of standard competence, it could influence toward arrangement schedule of daily subjects, implementation of teaching and learning process in the class, and learning material which should be explained by the teacher to the students (including about giving tasks). That influence was affected by the teacher and students in practice subject. Therefore, the teacher and related one did adaptation and innovation to anticipate in order to make the learning quality at SMK did not decrease by implementing Semi Block System learning in making pattern practice and making dress at SMK Negeri 7 Malang in the period of 2011/2012.

This study was conducted with the purpose of to know the arrangement planning, implementation, and evaluation result of Semi Block System learning in making pattern practice and making dress at SMKN 7 Malang.

This study used descriptive research design by using quantitative. Population which was used in this study was 23 students grade X, 20 students grade XI, 23 students grade XII and 5 teachers at SMK Negeri 7 Malang who conducted Semi Block System learning in making pattern practice and making dress. Instrument for collecting data used documentation and questionnaires. Data analysis method used percentage formula that it would be interpreted.

From the result study, it could be concluded that Semi Block System learning in making pattern practice and making dress, was well-prepared by the teacher; this could be shown from the result of arrangement of planning consisted of coordination with others (60%), Syllabi preparation (100%), infrastructure completeness (100%), lesson plan completeness (RPP) (100%), and deciding Minimum Standard of Passing Grade Criteria (KKM) (60%). The implementation of Semi Block System learning was done as well as planning of Semi Block System learning, this could be proven that result of the previous activity was well-done (53%), main activity was well-done (73%), and post activity was well-done (63% ). The evaluation result of student learning was in the form of practicum value, the average was above of Passing Grade Standard (KKM); it could be proven with 100% of practicum result of students that was good. Evaluation result of Semi Block System learning consisting of planning and implementation. The planning was going smoothly (100%) and so was the implementation (68%).

Suggestion which could be given by the researcher, for SMK Negeri 7 Malang to be more concerning to students who were not able in doing practice of productive subjects since lacking of fund for fulfilling continuity of practice in short time of Semi-Block System learning. For the teacher, it is better to prepare more method and media which more variety in teaching and learning process in order not to make students felt bored in the learning process of Semi-Block System, besides it was expected to spend more time for guiding students outside class especially for  the students who did not join the class because of sick. For the students who had difficulty in arranging schedule (continuing activity), it is better to be more discipline and responsible in finishing tasks which was given by the teacher. if the students did not join the class because of sick, it is better to ask to the other friends the following days concerning to the material or task which had been given in order not to have incomplete time in explaining material caused by absent students.