Tugas Akhir Jurusan Teknik Bangunan - Fakultas Teknik UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

NORMALISASI SALURAN DRAINASE JALAN REL KERETA API DI WILAYAH SUMBERPUCUNG KABUPATEN MALANG

Aditya Wirawan

Abstrak


ABSTRAK

 

Wirawan, Aditya. 2014. Normalisasi Saluran Drainase Jalan Rel Kereta Api di Wilayah Sumber pucung Kabupaten Malang.Proyek Akhir, D3 Teknik Sipi ldan Bangunan, Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang, Pembimbing Nugroho Suryoputro, S.T., M.T.

 

Kata Kunci :normalisasi, saluran drainase, jalan rel kereta api.

 

Pembangunan infrastruktur dan perkembangan teknologi serta sumber daya manusia terus meningkat seiring dengan berjalannya waktu. Pembangunan infrastuktur sebagai prasarana umum untuk mendukung keamanan dan keselamatan para pengguna tentu harus ditunjang dengan kelengkapan prasarana lain. Jalan rel kereta api juga merupakan salah satu dari sekian banyak prasarana yang digunakan untuk membantu mobilitas manusia dalam hal transportasi. Agar jalan rel kereta api tersebut mampu berfungsi dengan baik dan normal, maka saluran drainase yang ada juga harus terawatt sehingga semua hal yang dimaksud dalam pembangunannya dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Berdasarkan hasilp engamatan dilapangan, saluran drainase jalur rel kereta api yang ada di Kecamatan Sumber pucung Kabupaten Malang dibeberapa bagian terdapat kerusakaan yang dapat menganggu kelancaran aliran air. Kondisi tersebut dapat membahayakan konstruksi badan jalan rel. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mengetahui debit air yang mampu ditampung oleh saluran drainase, 2) Mengetahui anggaran biaya dalam menormalisasi saluran drainase, 3) Mengetahui spesifikasi teknis dalam normalisasi saluran drainase, 4) Mengetahui pelaksanaan yang akandilakukan.

Pengambilan data teknis yang meliputi panjang saluran, dimensi saluran dan kemiringan dasar saluran menggunakan metode pengamatan langsung dilapangan. Alat yang digunakan untuk mendukung pengambilan data antara lain adalah meteran panjang untuk mengukur dimensi saluran, selang untuk water pass untuk menentukan kemiringan dasarsaluran. Data yang didapat pada akhirnya akan dimasukkan ke dalam rumus matematis hingga diperoleh nilai dari kondisi yang ditemukan dilapangan.

            Tanpa merubah bentuk dan ukuran saluran drainase. Hasil perhitungan secara matematis diperoleh debit aliran air padapotongan X2-X1 sebesar 1m3/detik dan potongan X1-X0 sebesar 2,48 m3/detik yang mana sesuai dengan peraturan dinas 10 Perusahan Jawan Kereta Api (PJKA) debit saluran drainase telah memenuhi syarat. Sesuai dengan jadwal yang direncanakan, kegiatan normalisasi berdurasiselama 12 minggudengan lama waktu durasi masing-masing itempe kerjaan sesuai yang tertera pada rencana jadwal pelaksanaan. Total Anggaran yang direncanakan untuk menormalisasi saluran drainase adalah sebesarRp 123.270.750,00.