Tugas Akhir Jurusan Teknik Bangunan - Fakultas Teknik UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Hasil Pembelajaran Konvensional Dengan Hasil Pembelajaran Menggunakan Multimedia Mata Pelajaran Plumbing Instalasi Pipa Air Bersih Kelas X TKBBT SMK Negeri 1 Blitar

Robertus Utama

Abstrak


ABSTRAK

Utama, Robertus Tri Bowo Nyata. 2014. Perbedaan Hasil Pembelajaran Konvensional Dengan Hasil Pembelajaran Menggunakan Multimedia Mata Pelajaran Plumbing Instalasi Pipa Air Bersih Kelas X TKBBT SMK Negeri 1 Blitar. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Sri Agrariani Judowati, M. Pd. (II) Drs. Agus Utomo

 

Kata Kunci: pembelajaran konvensional, pembelajaran menggunakan multimedia, dan instalasi pipa air bersih

Beberapa penelitian terdahulu menjelaskan bahwa SMK Negeri 1 Blitar masih menerapkan metode pembelajaran konvensional. Pembelajaran konvensional pada mata pelajaran Plumbing kompetensi keahlian Teknik Konstruksi Batu Beton dapat ditemui pada guru yang belum memanfaatkan media pembelajaran secara efektif dan efisien yang berdampak siswa cepat bosan dan hasil belajar kurang maksimal. Oleh karena itu diadakan penelitian mengenai pembelajaran menggunakan multimedia yang diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pembelajaran menggunakan multimedia adalah pembelajaran yang melibatkan komunikasi dua arah antara guru dan murid, dan dalam penyampaian materi guru menggunakan lebih dari dua media, bisa berupa teks, gambar, video, dan animasi yang sudah dikemas dalam bentuk file digital. Melalui kelebihan-kelebihan multimedia ini, maka memungkinkan terjadinya proses/susana belajar yang menarik antara siswa dan guru.

Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen kuasi (Quasi Eksperiment). Dalam desain ini terdapat dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang tidak dipilih secara random dan rancangan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional dengan siswa yang diajar dengan pembelajaran menggunakan multimedia. Teknik analisa data untuk menguji hipotesis menggunakan rumus pooled varian dan menggunakan rumus Independent sample t-test dengan bantuan sofware SPSS 16.

Dari hasil penelitian nilai rata-rata siswa yang diberi perlakuan pembelajaran menggunakan multimedia sebesar 85,00. Nilai tersebut masuk dalam kriteria nilai yang baik sekali. Nilai rata-rata siswa setelah diberi perlakuan pembelajaran konvensional sebesar 79,09. Nilai tersebut termasuk dalam kriteria baik. Hasil pengujian hipotesis yang pertama menyebutkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajar antara siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional dan siswa yang diajar dengan pembelajaran menggunakan multimedia pada mata pelajaran Plumbing kompetensi dasar Instalasi Air Bersih. Serta pengujian hipotesis yang kedua menyebutkan bahwa hasil belajar siswa yang diajar dengan pembelajaran menggunakan multimedia lebih tinggi dibandingkan dengan hasil belajar siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Sehingga dapat disarankan bagi siswa dan guru agar menggunakan multimedia dalam kegiatan belajar mengajar di kelas pada mata pelajaran Plumbing kompetensi dasar Instalasi Air Bersih di SMK Negeri 1 Blitar.