Tugas Akhir Jurusan Teknik Bangunan - Fakultas Teknik UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran IOC (Inside Outside Circle) Untuk Mata Pelajaran Pelat Beton Bertulang Pada Kompetensi Keahlihan Teknik Gambar Bangunan di SMK Negeri 6 Malang

Fitri Aprilia

Abstrak


ABSTRAK

 

Aprilia, Fitri. 2013. Penerapan Model Pembelajaran IOC (Inside Outside Circle) Untuk Mata Pelajaran Pelat Beton Bertulang Pada Kompetensi Keahlihan Teknik Gambar Bangunan di SMK Negeri 6 Malang. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Made Wena, M.Pd., M.T. (II) Drs. Wasis, M.T.

 

Kata kunci: Pembelajaran IOC, mata pelajaran pelat beton bertulang

 

Kegiatan belajar mengajar harus direncanakan sematang mungkin, karena itu dapat mempengaruhi komunikasi anatara guru dan siswa. Kegiatan ini meliputi berbagai metode dan media yang digunakan, namun yang terjadi dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran pelat beton bertulang diantaranya adalah kurangnya keaktifan siswa dan metode pembelajaran ceramah yang masih digunakan sehingga nilai siswa masih banyak yang belum tuntas atau nilainya masih dibawah KKM (Kriteria Kelulusan Minimal). Salah satu upaya untuk meningkatkan prestasi siswa adalah dengan cara memperbaiki proses pembelajaran dengan mengubah metode atau media pembelajaran.

Inside Outside Circle (IOC) yang merupakan salah struktur dari  model pembelajaran kooperatif. Teknik mengajar lingkaran kecil dan lingkaran besar (Inside Outside Circle) yang dikembangkan oleh Spencer Kagan untuk memberikan kesempatan pada siswa agar saling berbagi informasi pada saat yang bersamaan.

Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran  IOC (Inside Outside Circle) yang efektif  pada mata pelajaran Pelat Beton Bertulang pada Kompetensi Keahlihan Teknik Gambar Bangunan di SMK Negeri 6 Malang, (2) untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa kelas X Gambar bangunan setelah penerapan model pembelajaran IOC (Inside Outside Circle) pada mata pelajaran Pelat Beton Bertulang, dan (3) untuk mengetahui persepsi siswa mengenai model pembelajaran IOC.

Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara: dokumentasi, observasi, tes/tugas, dan catatan lapangan. Setelah itu data-data yang diperoleh dianalisis untuk menjawab semua permasalahan yang ada.  

Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa: (1) penerapan pembelajaran IOC (Inside Outside Circle) dapat dilakukan dengan prosedur antara lain pembentukan kelompok asal, pembagian materi,  diskusi dikelompok asal/kecil,  membentuk kelompok besar, melakukan diskusi di kelompok besar/berpasangan, dan melakukan evaluasi. Dan mendapatkan hasil keterlaksanaan pada siklus I 78,4% dan pada siklus II 92,78% dan mengalami peningkatan sebesar 14,38% (2) dengan menerapkan pembelajaran IOC (Inside Outside Circle) pada mata pelajaran pelat beton bertulang, aktivitas belajar siswa di kelas yaitu kemampuan berdiskusi mengalami peningkatan dari 74% menjadi 86,76% dan  hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan dari nilai rata-rata 73,72 menjadi 86. Dengan jumlah siswa yang tuntas dari 20 menjadi 33 siswa, dan (3) para siswa sangat tertarik dengan persentase ketertarikan 88,31%.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk memakai metode pembelajaran IOC (Inside Outside Circle) sebagai alternatif pembelajaran karena terbukti mampu meningkatkan prestasi dan keaktifan dalam berdiskusi siswa. Selain itu dibutuhkan ruang kelas yang luas untuk mempermudah ruang gerak saat melakukan diskusi dan pegaturan waktu yang tepat agar diskusi berjalan dengan lancar.