Tugas Akhir Jurusan Teknik Bangunan - Fakultas Teknik UM, 2013

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Pelaksanaan erection pre cast dan perbandingan Rencana anggaran biaya plat Pre Cast dan Plat konvensional

Hifrery Laksana Ugama

Abstrak


ABSTRAK

 

Laksana Ugama, Hifrery 2011. Studi Pelaksanaan erection pre cast dan perbandingan Rencana anggaran biaya plat Pre Cast dan Plat konvensional . Proyek Akhir, Program Studi Teknik Sipil dan Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing. Mohammad Sulton, ST.,MT

 

Kata Kunci: pelaksanaan, RAB, pondasi tiang pancang, pile cap

Struktur beton merupakan komponen penting dalam bangunan, dimana fungsinya sebagai rangka bangunan dan penahan gaya-gaya yang ada dalam bangunan tersebut. Adapun gaya-gaya yang ada di dalam bangunan, yaitu:  beban mati yang berupa berat beton itu sendiri,  beban hidup yang direncanakan dalam penentuan kekuatannya, dan  gaya-gaya horizontal maupun vertical dari luar seperti tekanan angin dan gravitasi. Kekuatan utama untuk menerima gaya-gaya atau beban yang diterima oleh struktur yang berada di area setiap joint struktur.

Studi Proyek Akhir ini dilakukan pada proyek Pembangunan Rusunawa Type 24 Probolimggo . Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah dengan observasi, interview (wawancara) dan dokumentasi. Dari data-data tersebut dilakukan analisa melalui pembandingan antara teori dan pelaksanaan dari masing-masing komponen kemudian menyimpulkan hasil penelitian.

Dari hasil studi proyek diperoleh bahwa pelaksanaan erection tiap tiap struktur ada beberapa tahap yaitu penentuan titik, pengcekan beam ,pengangkatan ,grouting dan topping. Dari hasil pembahasan pelaksanana erection precast dengan kajian teori dapat disimpulkan bahwa secara garis besar pelaksanaan erection precast sudah sesuai dengan kajian teori. Sedangkan perbandingan RAB plat pre cast dan plat konvensional lebih mahal plat precast sebesar Rp 15.555,85 per 1 meter persegi

Saran yang dinajurkan dari proyek ini adalah hendaknya mengantisipasi angin tiup pada proyek yang menggangu proses erection. Sehingga pelaksanaan proyek dapat sesuai dengan rencana.