Tugas Akhir Jurusan Teknik Bangunan - Fakultas Teknik UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PEMANFAATAN KAPUR SEBAGAI FILLER UNTUK CAMPURAN ASPAL BETON DITINJAU DARI PARAMETER MARSHALL

yusti anggraeni pertiwi

Abstrak


Pertiwi, Yusti A. 2012. Pemanfaatan Kapur Sebagai Filler Untuk Campuran Aspal Beton Ditinjau Dari Parameter Marshall. Skripsi, Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Boedi Rahardjo, M.Pd., M.T, (II) Drs. Made Wena, M.Pd., M.T.

Kata kunci : kapur, filler, aspal beton,  parameter marshall

Batu  kapur merupakan salah satu bahan bangunan yang mudah dicari di daerah khususnya yang memiliki tanah dan pegunungan kapur yang ada di Indonesia. Batu kapur  adalah salah satu filler yang diharapkan dapat meningkatkan sifat-sifat fisik pada campuran aspal, terutama pada lapisan aspal beton yang kurang baik dalam menggunakan campuran beraspal. Berdasarkan pada pentingnya kualitas bahan yang digunakan untuk lapisan aspal beton, maka perlu dilakukan penelitian kualitas perkerasan lapisan aspal beton yang dihasilkan dari campuran aspal yang menggunakan filler kapur dan dicampur dengan aspal penetrasi 60/70 kemudian diuji dengan menggunakan alat Marshall.

 

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui sifat dan karakteristik aspal bahan penyusun aspal beton, (2) Mengetahui sifat dan karakteristik aspal beton dengan digunakannya kapur sebagai filler. Metode penelitian ini dibagi menjadi tiga tahap yaitu tahap pemilihan bahan, tahap persiapan, dan pembuatan benda uji, serta tahapan pengujian dan analisis data.

 

Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sifat dan karakteristik bahan penyusun aspal beton dapat diketahui dengan pengujian berat jenis dengan nilai 2,645 gr/cm3, penyerapan agregat kasar 2,24% , pengujian keausan agregat kasar 17,67%, pengujian penetrasi aspal 63,33 mm, pengujian berat jenis aspal 1,069 gr/cm3, pengujian daktilitas aspal 134,8 cm, pengujian titik nyala 3290C, dan pengujian titik lembek 490C, (2) Sifat dan karakteristik aspal beton dengan digunakannya filler kapur sebagai bahan penyusun aspal beton ditinjau dari Parameter Marshall dapat diketahui dengan nilai Stabilitas maksimum 1313,18 kg pada kadar kapu 0%, Flow yang memenuhi syarat diperoleh pada kadar kapur 0-80% yaitu 3,85-3,92 mm, Marshall Quotient dengan nilai 257,314 mm pada kadar kapur 80%, VIM yang memenuhi syarat pada kadar kapur 0% dengan nilai 4,57%, dan VMA yang memenuhi syarat pada kadar kapur 0-100% dengan nilai 17,14-22,51 %, (3) Berdasarkan tahap dan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan filler batu kapur yang paling baik dengan menggunakan kadar dibawah 80% dan filler batu kapur ini dapat dimanfaatkan pada campuran Lapisan Aspal Beton (LASTON).