Tugas Akhir Jurusan Teknik Bangunan - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN ANTARA KEAKTIFAN BERORGANISASI DAN PRESTASI BELAJAR SERTA TINGKAT KEMANDIRIAN MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MALANG

ARIS WIBOWO

Abstrak


ABSTRAK

 

Wibowo, Aris. 2011. Hubungan Antara Keaktifan Berorganisasi dan Prestasi Belajar Serta Tingkat Kemandirian Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Skripsi. Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang, Pembimbing (1) Drs.Eko Suwarno., M.Pd (2) Drs.Boedi Rahardjo.M.Pd.,M.T.

 

Kata Kunci : Keaktifan Berorganisasi, Prestasi Belajar, Tingkat Kemandirian.

Organisasi kemahasiswaan merupakan salah satu media penghubung antara dunia pendidikan/ kampus dan kehidupan bermasyarakat. Ketika seorang mahasiswa sering menghadapi permasalahan-permasalahan yang ada di dalam organisasi kamahasiswaan maka secara tidak langsung mahasiswa tersebut sedang berlatih untuk hidup bermasyarakat. Organisasi kemahasiswaan membawa setiap anggotanya untuk bersinggungan langsung dengan kehidupan di dunia kerja, di organisasi kemahasiswaan anggotanya diajarkan untuk menumbuhkan soft skill secara alami dengan cara pengadaan kegiatan-kegiatan, mulai dari tahap perencanan sampai tahap evaluasi. Kemampuan soft skill ini antara lain terkait dengan kemampuan berkomunikasi dan berbahasa, bekerja dalam satu tim, kemampuan untuk saling mempercayai setiap pengurus, dan kemampuan untuk memimpin dan dipimpin. Kemampuan ini tidak diajarkan di lembaga pendidikan/ bangku kuliah, kemampuan tersebut bisa didapat dari mengikuti organisasi kemahasiswaan.

Penelitian ini menggunakan metode korelatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 150 pengurus Organisasi Kemahasiswaan Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang 2011/2012. Sedangkan untuk teknik pengumpulan data menggunakan angket/kuesioner.

Berdasarkan hasil penelitian kemudian dianalisis, didapatkan data sebagai berikut pengurus Organisasi Kemahasiswaan Fakultas Teknik mempunyai tingkat keaktifan berorganisasi termasuk dalam kategori  aktif dengan persentase 47,87%. Prestasi belajar pengurus Ormawa FT-UM termasuk dalam kategori sangat tinggi dengan persentase rata-rata tiap instrument  55,87%. Tingkat kemandirian pengurus Ormawa FT-UM termasuk dalam kategori mandiri dengan persentase 38,17%. Dari hasil korelasi product moment dengan taraf signifikansi 0,05 didapatkan hasil ada korelasi antara keaktifan berorganisasi dengan prestasi belajar pengurus Ormawa FT-UM, dengan nilai korelasi 0,186. Hubungan antara keaktifan berorganisasi dengan tingkat kemandirian pengurus Ormawa FT-UM tidak ada hubungan, dengan nilai 0,125.