Tugas Akhir Jurusan Teknik Bangunan - Fakultas Teknik UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGGUNAAN STRATEGI PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PROSES DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN STATIKA BANGUNAN DI SMK NEGERI 1 BLITAR

MUHAMMAD DADANG WIBOWO

Abstrak


ABSTRAK

 

Wibowo,  Muhammad  Dadang.  2011.  Penggunaan  Srategi  Problem  Based Learning Untuk Meningkatkan Proses Dan Hasil Belajar Mata  Pelajaran Statika  Bangunan  Di  SMK  Negeri  1  Blitar.  Skripsi,  Program  Studi Pendidikan  Teknik  Bangunan  Universitas  Negeri Malang.  Pembimbing: (I) Drs. Made Wena, M.Pd., M. T., (II) Drs. Priyono, M.Pd.

 

Kata kunci: Strategi Problem Based Learning, proses belajar, hasil belajar.

Berdasarkan  laporan akademik   Jurusan Teknik Bangunan SMK Negeri  I Blitar   pada  awal  tahun  ajaran  semester  genap  tahun  2008,  terungkap  bahwa prestasi  belajar  siswa  secara  umum  belum  ada  peningkatan  secara  signifikan. Banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut, dan hal ini cukup menantang para guru  di jurusan Teknik Bangunan untuk meningkatkan prestasi belajar siswanya, dengan  tidak  mengabaikan  tujuan  pendidikan  yang  telah  ditetapkan.  Dapat diketahui bahwa pada pembelajaran di kelas tersebut masih menggunakan metode ceramah  dan  langsung  diberi  tugas menggambar   tanpa  diberi  petunjuk  terlebih dahulu,  sehingga  siswa  terlihat  kesulitan  untuk  mengerjakan  tugas,  padahal pembelajaran  praktik  yang  lebih  intensif  sangat  diperlukan  oleh  siswa  SMK. Dengan  adanya  masalah  di  atas  perlu  adanya  penerapan  metode  baru  yang nantinya  diharapkan  mampu  mengatasi  masalah  yang  ada  dalam  pembelajaran yaitu dengan cara menggunakan strategi “Problem Based Learning (PBL)” dalam pembelajaran.

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  akankah  proses  belajar mengajar dan hasil belajar dapat meningkat di kelas X Teknik Konstruksi Beton Bertulang (TKBBT) SMK Negeri 1 Blitar dengan diterapkannya Strategi Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), dimana penelitian tersebut terdiri dari dua siklus.

Adapun  hasil  dari  penelitian  tersebut,  menurut  proses  belajar  mengajar yaitu  dilihat  dari  dua  faktor  yaitu  tingkat  keberhasilan  guru  dan  aktivitas  siswa. Dari  tingkat  keberhasilan  guru,  pada  siklus  I  tingkat  keberhasilan  guru  dalam mengajar  mencapai  68,75%  dengan  kriteria  baik.  Pada  siklus  II  tingkat keberhasilan  guru  dalam mengajar meningkat menjadi  90,625%  dengan  kriteria sangat baik, dengan kriteria sangat baik pula. Sedangkan menurut aktivitas siswa pada tahap persiapan sampai tahap praktik menunjukkan peningkatan yang cukup baik.  Kemudian  menurut  hasil  belajar  siswa  yaitu  pada  siklus  I  persentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal sebesar 61,76%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 85,29%

Adapun hambatan dalam penelitian tiap siklus yaitu di siklus I kelas belum bisa  dikondisikan  oleh  guru  sehingga  dalam  proses  pembelajaran  siswa  masih belum bisa tenang dan belum dapat memusatkan perhatiannya terhadap pelajaran, guru  tidak mengkaitkan pembelajaran dengan materi sebelumnya sehingga siswa masih  kebingungan  untuk  menerima  materi  yang  disampaikan,  waktu  yang digunakan  pada  setiap  tahap  tidak  sesuai  dengan  rencana  sehingga  terjadi kekacauan  dalam  pembagian  waktu,  pada  saat  tahap  peragaan  guru  tidak memperagakan/memberikan  petunjuk  tentang  pemilihan  dan  penggunaan  alat, nilai yang diperoleh  siswa belum memenuhi kriteria  syarat minimum ketuntasan belajar siswa yaitu 75% dengan perbaikan di siklus II makan hambatan tersebut dapat diatasi

Dari  hasil  penelitian  tersebut  dapat  disimpulkan  bahwa:  (1)  penerapan strategi  Problem  Based  Learning  (PBL)  pada  mata  pelajaran  Statika  Bagunan kelas  X  TKBBT  SMK  Negeri  1  Blitar  dapat  meningkatkan  proses  belajar mengajar,  dan  (2)  Problem  Based  Learning  (PBL)  pada mata  pelajaran  Statika Bagunan kelas X TKBBT SMK Negeri 1 Blitar dapat meningkatkan hasil belajar siswa.