Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Evaluasi Sistem Akuntansi Penerimaan Kas pada Koperasi Karyawan Coca-Cola Jawa Timur

Cinta . Islamiyah

Abstrak


ABSTRAK

 

Islamiyah, Cinta. 2017. Evaluasi Sistem Akuntansi Penerimaan Kas pada Koperasi

Karyawan Coca-Cola Jawa Timur. Tugas Akhir Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi,

Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Sunaryanto, M.Ed.

 

Kata Kunci: Sistem Akuntansi, Penerimaan Kas Sistem akuntansi penerimaan kas merupakan salah satu sistem yang penting dalam menjalankan kegiatan operasional Koperasi Karyawan Coca-Cola Jawa Timur guna mencapai tujuan-tujuannya. Jika sistem akuntansi penerimaan kas bisa dilaksanakan dengan sebaik mungkin, maka hal-hal seperti penyelewengan yang merugikan dapat dihindari Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan sistem akuntansi penerimaan kas dari penjualan tunai dan pelunasan piutang serta mengevaluasi apakah sistem akuntansi penerimaan kas tersebut sudah sesuai dengan teori. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi penerimaan kas dari penjualan tunai sudah cukup baik ditinjau dari pencatatan berbagai informasi yang dibutuhkan manajemen dan pemisahan fungsi pada struktur organisasi namun masih ada kelemahan pada: 1) Fungsi kasir tidak menerima secara langsung setiap kas yang masuk dari penjualan tunai, 2) tidak mencantumkan nama pembeli dan dalam mencatat nama barang seringkali tidak sesuai, 3) belum ada pemisahan tanggung jawab yang tegas antara fungsi penjualan dengan fungsi kasir, 4) Pada catatan transaksi penjualan tidak terdapat otorisasi fungsi yang berwenang, 5) Fungsi kasir tidak melakukan penyetoran jumlah kas yang diterima dari penjualan tunai ke bank dengan segera, 6) tidak ada perhitungan saldo kas secara mendadak oleh pemeriksa intern atau badan pengawas atas kas yang ada ditangan. Pencatatan berbagai informasi yang dibutuhkan manajemen pada sistem akuntansi penerimaan kas dari pelunasan piutang juga sudah cukup baik, namun tidak ada tidak ada asuransi pada kas dan fungsi yang terkait Dari kesimpulan disarankan, pada sistem penerimaan kas dari penjualan tunai, fungsi kasir terlibat langsung dalam penerimaan kas dari penjualan tunai, melengkapi dokumen dengan faktur penjualan tunai, pencatatan ke kartu stok sebaiknya dilakukan oleh fungsi akuntansi, segera memisahkan wewenang dan tanggung jawab antara fungsi penjualan dan fungsi kasir, otorisasi dari pihak berwenang dalam bentuk tanda tangan pada setiap transaksi yang dicatat, menyetorkan seluruh jumlah kas yang diterima dari penjualan tunai ke bank dengan segera, Perhitungan saldo kas yang ada di tangan fungsi kas semestinya harus dilakukan secara periodik dan mendadak fungsi simpan pinjam (bagian penagihan) dan kasir harus diasuransikan, karyawan yang berhubungan langsung dengan uang koperasi ini perlu diasuransikan.