Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi di SMK

win ar sih

Abstrak


ABSTRAK

 

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning(PBL) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akuntansi di SMK

Winarsih1

Sunaryanto2

Universitas Negeri Malang

Email: winaajah1@gmail.com

Abstrak: Kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa penting untuk ditingkatkan dalam pembelajaran akuntansi. Seseorang yang berpikir kiritis akan cenderung memecahkan masalah dengan baik. Dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siwa diperlukan proses pembelajaran yang tepat. Model PBL merupakan model pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran problem based learning(PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada kelompok siswa yang belajar menggunakan model PBL dan kelompok siswa yang menggunakan model Think Pair Share (TPS). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Rancangan penelitian ini adalah eksperimen semu dan desain penelitian yang digunakan adalah pretest posttest control group design. populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Akuntansi di SMK Islam Batu, sedangkan sampelnya adalah kelas X AK 1 sebagai kelas eksperimen dan X AK 2 sebagai kelas kontrol. Setiap kelas yang dijadikan sampel dalam penelitian memiliki jumlah siswa yang sama. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen perlakuan berupa silabus, RPP dan Modul, dan instrumen pengukuran berupa tes kemampuan berpikir kritis dan tes hasil belajar. Instrumen tes terlebih dahulu di uji validitas, reliabilitas, uji beda dan taraf kesukaran. Data yang diperoleh dianalisis terlebih dahulu untuk memenuhi uji hipotesis, yang menggunakan normalitas dengan uji kolmogorov smirnov (uji K-S) dan juga uji homogenitas dengan uji levenes statistics. Hasil penelitian berdasarkan rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa, kelompok yang belajar denga model PBL memiliki rata-rata peningkatan kemampuan berpikir kritis lebih tinggi dari kelompok siswa yang belajar menggunakan model TPS yaitu sebesar 20,70% > 14%. Begitu juga dengan hasil belajar siswa, hasil belajar siswa yang menggunakan model PBL memiliki rata-rata peningkatan lebih tinggi dari kelompok siswa yang menggunakan model TPS yaitu sbesar 20,93% > 15%. Hal ini bahwa; 1) siswa yang belajar menggunakan model PBL memiliki kemampuan berpikir kritis lebih tinggi dari siswa yang menggunakan model TPS. 2) siswa yang belajar menggunakan model PBL memiliki hasil belajar lebih tinggi dari siswa yang menggunakan model pembelajaran TPS.

 

Kata kunci: Model Pembelajaran Problem Based Learning, Kemampuan Berpikir Kritis, Hasil Belajar.