Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 terhadap Karyawan Tetap PT. Pelindo (Persero) III Cabang Tanjung Perak Surabaya

Dhita Nugrahing Ramadhani

Abstrak


Pajak Penghasilan Pasal 21 merupakan pajak atas perolehan gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain dengan nama dalam bentuk apapun. Mulai tanggal 1 Januari 2016 Peraturan Direktorat Jenderal Pajakmengeluarkan peraturan baru tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pemotongan, Pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 21 dan/atau Pajak Penghasilan Pasal 26 Sehubungan dengan Pekerjaan Jasa, dan Kegiatan Orang Pribadi yaitu Perdirjen Pajak Nomor PER-16/PJ/2016 dan ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pajak pada tanggal 29 September 2016. Selain Perdirjen, Menteri Keuangan juga mengeluarkan peraturan baru tentang Penyesuaian Besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak yaitu PMK Nomor 101/PMK.010/2016. Dengan adanya perubahan peraturan-peraturan tersebut, maka menarik untuk dilakukan penelitian mengenai analisis perhitungan PPh Pasal 21 terhadap karyawan tetap di PT. Pelindo (Persero) III. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui apakah perhitungan PPh pasal 21 yang dilakukan oleh PT. Pelindo (Persero) III telah sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku.

Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif yaitu menggambarkan suatu objek yang diteliti sebagaimana adanya atau yang sesuai dengan keadaan sekarang, meliputi:rekap daftar gaji, rekap pemotongan PPh Pasal 21 dan SPT tahunan PPh pasal 21. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu  menggunakan metode observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi meliputi bukti pemotongan PPh Pasal 21 bagi pegawai tetap atau penerima pensiun atau tunjangan hari tua yang merupakan formulasi penghasilan dan penghitungan PPh Pasal 21 pegawai tetap.

 

Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa perhitungan PPh Pasal 21 yang dilakukan oleh perusahaan secara keseluruhan telah sesuai dengan Peraturan Perpajakan yang terbaru yaitu Perdirjen Nomor PER-16/PJ/2016 dan PMK Nomor 101/PMK.010/2016, hanya saja format perhitungan PPh pasal 21 yang dilakukan oleh PT. Pelindo (Persero) III berbeda dengan yang terlampir di Perdirjen Nomor PER-16/PJ/2016, sehingga PT. Pelindo (Persero) III direkomendasikan untuk menggunakan format yang terlampir di Perdirjen Nomor PER-16/PJ/2016.