Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Perbedaan Penerimaan Pajak Penghasilan Pasal 25/29 Wajib Pajak Orang Pribadi Di Kantor Pajak Pratama Probolinggo

Anton Sapto Aji

Abstrak


ABSTRAK

 

Aji, Anton Sapto. 2009. Faktor-Faktor Yang Menyebabkan Perbedaan Penerimaan Pajak Penghasilan Pasal 25/29 Wajib Pajak Orang Pribadi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Probolinggo. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Malang. Dosen Pembimbing DR.Dyah Aju Wardani MSI, Ak.

 

Kata kunci: Perbedaan Jumlah Wajib Pajak Orang Pribadi Terdaftar, Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi.

 

Saat ini pajak merupakan sumber utama penerimaan Negara untuk kelangsungan hidup suatu negara dalam melaksanakan pembangunan di segala bidang, yang sifatnya wajib. Terjadinya perbedaan penerimaan pajak penghasilan wajib pajak orang pribadi pada tahun 2007 dan 2008 di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Probolinggo disebabkan oleh faktor-faktor yaitu jumlah Wajib Pajak terdaftar khususnya Wajib Pajak Orang Pribadi, Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi dan Perubahan Undang-Undang Pajak Penghasilan.

Teknik pengumpulan data dalam penulisan Tugas Akhir ini adalah: dokumen dan intervew. Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengetahui apakah terjadi perbedaan jumlah wajib pajak yang terdaftar khususnya orang pribadi, tingkat kepatuhan wajib pajak orang pribadi dalam melaporkan SPT, perbedaan Undang-Undang lama dan baru dan bagaimana perbedaan penerimaan pajak penghasilan wajib pajak orang pribadi yang terjadi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Probolinggo. Metode analisa yang digunakan adalah dengan mengolah data yang diperoleh dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Probolinggo berupa jumlah Wajib Pajak tahun 2007 dan 2008, Jumlah Wajib Pajak yang melakukan Pelaporan SPT pada tahun 2007 dan 2008, Total Penerimaan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang pribadi tahun 2007 dan 2008. Berdasarkan analisa data tersebut, dapat diperoleh bahwa Faktor-faktor seperti jumlah Wajib Pajak terdaftar Khususnya Orang Pribadi, tingkat kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi dan Perubahan Undang-Undang Pajak Penghasilan dapat menyebabkan perbedaan penerimaan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi yang akan diperoleh oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama Probolinggo khususnya setiap tahunnya.

Dengan memperhatikan hasil yang diperoleh diatas, sebaiknya Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama dibawah naungan Direktorat Jenderal Pajak untuk selalu meningkatkan pelayanan kepada wajib pajak serta meningkatkan kegiatan penyuluhan dan sosialisasi perpajakan kepada masyarakat yang diharapkan memberikan kontribusi yang besar tehadap kepatuhan wajib pajak serta kepada negara sebagai salah satu sumber penerimaan yang dipergunakan untuk pembangunan di segala bidang.