Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ANALISIS SISTEM KREDIT SEBAGAI UPAYA MEMINIMALISIR KREDIT BERMASALAH PADA PT. BANK PERKREDITAN RAKYAT SUKOREJO MAKMUR, KABUPATEN PASURUAN

devi novita sari

Abstrak


ABSTRAK

 

Sari, Devi Novita. 2012. Analisis Sistem Kredit sebagai upaya Meminimalisir Kredit Macet pada PT. BPR Sukorejo Makmur. Kabupaten Pasuruan. Tugas Akhir, Program Studi Diploma III Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Tri Laksiani, S.E., M.M

 

Kata Kunci : Sistem kredit, Minimalisasi Kredit Bermasalah

PT BPR Sukorejo Makmur merupakan salah satu jenis bank pemerintahan yang bidang usahanya selain menghimpun dana dari masyarakat juga menyalurkan dana kepada masyarakat dalam bentuk kredit. Kredit merupakan salah satu pendapatan terbesar dalam sebuah lembaga perbankan atau sejenis. Untuk itu diperlukan adanya suatu sistem kredit yang baik untuk menjaga kelancaran pelaksanaan kredit untuk meminimalisasi kredit bermasalah.

Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem kredit pada PT BPR Sukorejo Makmur sebagai upaya meminimalisir kredit macet, serta mengetahui cara yang ditempuh untuk mengatasi kelemahan dari sistem kredit yang diterapkan. Teknik pengumpulan data dengan studi kepustakaan dan studi lapangan. Untuk metode pemecahan masalah menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif.

Dari hasil analisis diperoleh bahwa sistem kredit yang diterapkan PT BPR Sukorejo Makmur sudah cukup baik dan efektif dalam hal mengelola kredit dan meminimalisir kredit bermasalah. Upaya Bank dalam meminimalisir kredit bermasalah yaitu dimulai dari tahap perencanaan, realisasi kredit, dan pengawasan mulai dari pengawasan terhadap kelancaran pembayaran sampai dengan pengawasan saat penagihan. Namun masih ada hal-hal yang masih harus ditempuh untuk meminimalisir kredit bermasalah pada PT BPR Sukorejo Makmur. Yaitu (1) Bank perlu menghindari memberikan kredit kepada pihak saudara (2) Hendaknya diberikan asuransi pada semua jenis jaminan (3) memberikan keringanan bunga kepada nasabah (4) Bank menjaga kelancaran kredit dengan fokus mengingatkan yang terdiri dari reminding, problem screening, soft pressuring, recommending (5) Bank berani melakukan penolakan atas pengajuan kredit yang tidak memenuhi syarat