Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Evaluasi Kinerja Perusahaan dalam Penyelesaian Klaim Asuransi Kebakaran (JP-GRAHA) pada PT Jasaraharja Putera Kantor Perwakilan Kediri

ika puspita rini

Abstrak


ABSTRAK

 

Evaluasi Kinerja Perusahaan dalam Penyelesaian Klaim Asuransi Kebakaran (JP-GRAHA) pada PT Jasaraharja Putera Kantor Perwakilan Kediri

 

Kebakaran adalah kejadian yang mungkin saja akan menimpa rumah tinggal atau bangunan lainnya yang diakibatkan oleh ketidaksengajaan atau kelalaian. Untuk mengurangi resiko atau kerugian yang disebabkan oleh kebakaran maka perlu mengasuransikannya kepada perusahaan asuransi. Asuransi kebakaran (JP-GRAHA) adalah pertanggungan yang menjamin kerugian atau kerusakan atas harta benda (harta tetap dan harta bergerak) yang disebabkan oleh kebakaran, sambaran petir, ledakan, kejatuhan pesawat terbang dan asap. JP-GRAHA melindungi seluruh asset, baik itu bangunan rumah tinggal, kantor, gudang, hotel, sekolah, rumah sakit, apartemen, toko, pabrik dan bangunan lainnya. JP-GRAHA tidak hanya melindungi bangunan saja, tapijuga harta benda yang ada di dalamnya seperti perabot, mesin, stok dan isinya.

Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui kinerja perusahaan dalam menyelesaikan klaim asuransi kebakaran (JP-GRAHA) berdasarkan waktu yang diperlukan dalam penyelesaian klaim dan kepuasan para konsumen terhadap klaim yang telah diselesaikan.

Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dan informasi adalah wawancara (interview) dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada penanggung jawab perwakilan, bagian klaim dan bagian keuangan. Sedangkan dokumentasi dilakukan untuk memperoleh data yang berkaitan dengan penyelesaian klaim asuransi kebakaran (JP-GRAHA).

Berdasarkan hasil analisis dari wawancara dan dokumentasi diketahui bahwa prosedur pengajuan dan pembayaran klaim asuransi kebakaran pada PT Jasarahaja Putera sudah sesuai dengan Polis Standar Asuransi Kebakaran. Namun pada kasus Bapak Imam Muharom terdapat ketidaksesuaian  dimana PT Jasaraharja Putera tetap membayarkan sejumlah uang ganti rugi kepada tertanggung yang seharusnya klaim asuransi tersebut tidak dapat dibayarkan karena ketidak sesuaian isi polis dengan objek yang mengalami kebakaran. Hal ini disebabkan kurangnya komunikasi antara pihak tertanggung dengan pihak perusahaan. Tertanggung tidak menginformasikan perubahan usaha terhadap objek yang diasuransikan kepada pihak penanggung, sehingga mengakibatkan pembayaran klaim menjadi terhambat.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, saran yang dapat diajukan yaitu pada saat permohonan asuransi JP-GRAHA sebelum menyetujuinya, seharusnya PT Jasarahaja Putera mengadakan survei pada objek yang akan diasuransikan dan memberikan pengatahuan kepada pelanggan untuk segera melaporkan kepada perusahaan apabila terjadi perubahan usaha pada objek yang telah diasuransikan.