Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Tinjauan Atas Prosedur Penyusunan dan Penyajian Bahan Baku Air Brake pada PT. PINDAD (Persero) Turen Malang

Suparmi .

Abstrak


ABSTRAK

 

Suparmi 2011. Tinjauan Atas Prosedur penyusunan dan penyajian Anggaran Pembelian Bahan Baku Air Brake Pada PT. PINDAD (Persero) Turen Malang. Tugas Akhir, Program Studi D-III Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: Diana Tien Irafahmi, S.Pd. M,Ed.

 

Kata Kunci :  Anggaran Pembelian Bahan Baku

Anggaran adalah alat bagi manajemen untuk membantu menjalankan fungsi- fungsinya. Anggaran lazim dipergunakan sebagai sistem perencanaan, koordinasi dan pengawasan dalam perusahaan. Anggaran nampaknya cukup memadai untuk dipergunakan sebagai alat perencanaan yang lebih baik, sehingga koordinasi dan pengawasan yang dilaksanakan dapat memadai pula. Dengan demikian jelaslah bahwa anggaran dapat dipergunakan sebagai salah satu pengendalian kegiatan perusahaan.Anggaran menjadi masalah yang cukup menarik untuk dibahas, karena dengan disusunnya anggaran maka dapat dilihat taksiran-taksiran dari hasil-hasil atau pengeluaran-pengeluaran, jauh sebelum kegiatan dilaksanakan.

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur penyusunan  anggaran pembelian bahan baku pada PT. PINDAD(Persero) apakah sudah berjalan dengan prosedur yang diterapkan pada perusahaan, selain itu juga untuk mengetahui penyajian anggaran pembelian bahan baku pada PT. PINDAD (persero) apakah sudah disajikan dengan jelas dan terperinci.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa  prosedur penyusunan anggaran pembelian bahan baku telah berjalan dengan baik,  akan tetapi dalam hal penyajian anggaran pembelian bahan baku belum disajikan dengan jelas dan terperinci karena PT. PINDAD (Persero) hanya menyajikan dalam jumlah satu tahun dan belum ada rincian setiap bulanya

PT. PINDAD (Persero) dalam menyajikan anggaran pembelian seharusnya dalam bentuk tabel sehingga realisasi setiap bulan dapat diketahui. Karena apabila di sajikan dalam bentuk satu tahun seperti yang di buat oleh PT. PINDAD (Persero) maka bahan baku yang digunakan tidak diketahui.