Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

UPAYA DINAS PENDAPATAN KOTA KEDIRI DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PAJAK HOTEL BERDASARKAN PERDA NO 17 TAHUN 2002 DI KOTA KEDIRI

Ahdiat Prihantono

Abstrak


ABSTRAK

Prihantono, Ahdiat. upaya dinas pendapatan kota kediri dalam meningkatkan pendapatan pajak hotel berdasarkan perda no 17 tahun 2002 di kota kediri. Tugas Akhir, Jurusan Akuntansi Program Studi Diploma III, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Satia Nur Maharani S.E M.Sa Ak.

 

Kata Kunci : Potensi Pajak Hotel, Pendapatan Asli Daerah.

Dinas Pendapatan Daerah Kota Kediri merupakan salah satu instansi yang bertanggujawab dalam mengelola Pendapatan Asli Daerah Kota Kediri. Pendapatan asli daerah di kota Kediri diperoleh dari berbagai sumber salah satunya pajak hotel. Pajak hotel merupakan sumber pendapatan asli daerah yang memiliki prospek baik di kota Kediri, hal ini dikarenakan cukup banyaknya jumlah hotel yang terdapat di kota tersebut. Namun masih terdapat faktor yang menghambat terwujudnya hal tersebut dan mengakibatkan pendapatan dari sektor pajak hotel tidak sesuai dengan target yang diharapkan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pajak hotel, kendala apa yang dihadapi serta upaya yang harus dilakukan dinas pendapatan kota Kediri dalam meningkatkan pendapatan daerah di sektor pajak hotel. Metode pemecahan masalah dalam penulisan Tugas Akhir ini adalah metode kualitatif, yaitu analisa dalam bentuk kalimat untuk memperoleh kesimpulan dan kuantitatif untuk menghitung presentase. Data penelitian yang dihasilkan adalah uraian kata-kata yang berbentuk uraian kalimat baik menggunakan teori-teori maupun pemikiran yang logis.

Hasil penilitian menunjukkan perbandingan antara realisasi dengan potensi pajak hotel. Pada tahun 2007 realisasi pajak yang dapat dicapai sebesar 86,8% sehingga masih terdapat potensi yang belum tergali sebesar 13,2% dan pada tahun 2008 terjadi peningkatan pendapatan dari tahun lalu, realisasi yang dicapai  sebesar 89,6% namun masih belum bisa memenuhi potensi yang ditetapkan.  Prosentase potensi yang belum tergali sebesar 10,4%. Penyebab pajak hotel di Kota Kediri belum bisa direalisasi secara optimal antara lain karena penetapan target yang terlalu tinggi, kurangnya kesadaran wajib pajak terhadap peraturan, pemungutan pajak yang belum efektif.

Saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah peningkatan kedisiplinan kepada para pegawai, sosialisasi terhadap wajib pajak tentang pentingnya membayar pajak serta pemberian penghargaan khusus /reward bagi wajib pajak yang teratur membayar pajak sehingga timbul semangat dari wajib pajak dan tidak ada keinginan untuk menghindar dari kewajiban perpajakan, perhitungan potensi secara berkala mengenai perkembangan situasi dan kondisi yang dianggap berpengaruh terhadap peningkatan pendapatan pajak, mengembangkan sektor pariwisata, perlu adanya tim audit agar hasil penerimaan pajak mulai proses pendataan sampai dengan pelaporan dapat terkontrol dengan baik sehingga tingkat kebocoran dapat ditekan.