Tugas Akhir Jurusan Akuntansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Efektivitas Pemungutan Pajak Reklame pada Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tulungagung.

Santi Rahayu Sayekti

Abstrak


ABSTRAK

 

Sayekti, Santi Rahayu. Analisis  Efektivitas  Pemungutan  Pajak  Reklame  pada  Dinas  Pendapatan,  Pengelolaan  Keuangan  dan  Aset  Daerah  Kabupaten  Tulungagung.

 

Pajak  reklame  merupakan  pajak  atas  penyelenggaraan  reklame.  Sebagai salah  satu  sumber  PAD  yang  berasal  dari  sektor  pajak  daerah,  pajak  reklame mempunyai  prospek  yang  baik  dan  bisa  diandalkan  sebagai  sumber  penerimaan yang  dapat memperkuat  posisi  keuangan  daerah  dengan melihat  perkembangan PAD  tiap  tahunnya.  Pemerintah  daerah  memperoleh  pemasukkan  berupa  tarif pajak  atas pemasangan  reklame  baik yang bersifat  insidentil maupun  permanen. Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  :  (1) Mendiskripsikan  efektivitas  pemungutan pajak  reklame  jangka pendek,  (2) Mendiskripsikan efektivitas pemungutan pajak reklame  jangka  menengah,  (3)  Mendiskripsikan  efektivitas  pemungutan  pajak reklame jangka panjang.

Metode  yang  digunakan  dalam  pemecahan  masalah  ini  adalah  :  (1) Kesesuaian  realisasi  pajak  reklame  dengan  target  pajak  reklame.  (2)  Analisis  realisasi  pajak  reklame.  (3)  Menelaah  program  ekstensifikasi  yang  digunakan DPPKAD  Kabupaten  Tulungagung.  (4)  Analisis  kualitas  petugas  pajak  daerah khususnya  pajak  reklame.  (5)  Analisis  peningkatan  penerimaan  PAD  untuk pembiayaan dalam rangka menunjang anggaran pendapatan daerah.

Hasil penulisan ini adalah : (1) Kesesuaian realisasi Pajak Reklame dengan target  pajak  reklame  Kabupaten  Tulungagung  telah  efektif.  (2)  Analisis perkembangan  Pajak Reklame  tahun  2005  sampai  dengan  tahun  2008  cenderng mengalami  kenaikan  namun  pada  tahun  2009  terjadi  penurunan.  (3)  Program ekstensifikasi dilakukan dengan cara penginformasian  lahan kosong dan strategis untuk  pemasangan  reklame  kepada  WP  Reklame.  (4)  Kualitas  Petugas  pajak reklame belum efektif ditinjau dari perbandingan wilayah pemungutan, dan  jenis pajak  daerah.  (5)  Analisis  kontribusi  Pajak  Reklame  terhadap  Pajak  Daerah cenderung meningkat setiap  tahun dibandingkan dengan analisis kontribusi pajak reklame terhadap PAD yang cenderung menunjukkan penurunan di tahun 2009.

Berdasarkan  hasil  penelitian  ini,  dapat  disarankan:  (1)  Melakukan pemungutan  dan  penagihan  dan  secara  aktif,  (2)  DPPKAD  lebih  aktif  dalam mmebrikan  informasi  yang  dilakukan melalui  iklan  di  radio  koran,  dll.  (3)  (a) Sosialisasi  kepada  masyarakat/Wajib  Pajak  mengenai  arti  penting  pajak  bagi pembangunan.  (b)  Untuk  menetapkan  Pajak  Reklame  pejabat  yang  berwenang harus  senantiasa  melakukan  validasi  data,  sehingga  dalam  menerbitkan  SKPD sudah  benar-benar mencerminkan  tagihan  pajak  yang  sebenarnya  sesuai dengan jumlah,  jenis,  lokasi pemasangan,  lama pemasangan dan  tarif pajak  reklame.  (c) Memberikan pelatihan-pelatihan secara berkala kepada petugas pajak daerah.  (d) Bagi  petugas  pajak  dapat mengatur  jadwal  pekerjaan  dalam menjalankan  tugas mereka  sebagai  petugas  pajak  mengingat  luas  wilayah  yang  ada  di  Kabupaten Tulungagung.  (e)  Lebih  tegas  dalam memberikan  denda maupun  sanksi  kepada WP yang melakukan pemasangan reklame tidak sesuai prosedur.