Skripsi Jurusan Tata Boga - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penambahan Serbuk Daun Bangun-Bangun (Colleus amboinicus Lour) terhadap Kadar Proksimat, Sifat Fisik, dan Sifat Organoleptik Mi Basah

Hamid Faishal

Abstrak


ABSTRAK

 

Faishal, H. 2017. Pengaruh Penambahan Serbuk Daun Bangun-Bangun (Colleus amboinicus Lour) terhadap Kadar Proksimat, Sifat Fisik, dan Sifat Organoleptik Mi Basah. Skripsi, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.Dra. Mazarina Devi, M.Si. (II) Ir. Issutarti, M. P.

 

Kata Kunci: daun bangun-bangun, serbuk, mi basah

Daun bangun-bangun layak untuk dikembangkan dan ditingkatkan nilai ekonomisnya melalui pengolahan menjadi serbuk dan ditambahkan kedalam produk mi basah sebagai produk makanan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kadar proksimat, kekenyalan, uji mutu hedonik (rasa, warna, aroma, tekstur) serta menentukan formula terbaik dari mi basah daun bangun-bangun.

Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan perlakuan penambahan serbuk daun bangun-bangun 5%, 10%, 15% dengan dua kali pengulangan. Data hasil analisis sampel diuji secara statistik menggunakan uji One Way ANOVA dilanjutkan dengan uji DMRT.

Hasil penelitian menunjukkan penambahan serbuk daun bangun-bangun berpengaruh nyata terhadap naiknya kadar proksimat, kekenyalan, dan uji mutu hedonik mi basah. Formula terbaik yang diperoleh adalah pada mi basah dengan penambahan serbuk daun bangun-bangun 15%. Kadar proksimat yang diperoleh yaitu pada kadar air 87,77%, kadar abu 1,487%, kadar lemak 4,421%, kadar protein 6,646%, kadar karbohidrat 19,672%, kadar serat kasar 2,196%, kekenyalan 0,017kg/cm2, tingkat kesukaan terhadap rasa dengan skor 3,6, tingkat kesukaan warna dengan skor 3,9, tingkat kesukaan aroma dengan skor 3,0, dan tingkat kesukaan tekstur dengan skor 3,8.

 

Saran penelitian ini yaitu, perlu penelitian lebih lanjut berkaitan dengan cara menghilangan aroma dan rasa langu pada mi basah daun bangun-bangun dengan menentukan formula terbaik untuk menghasilkan mi basah dengan sifat kimia yang baik, sesuai standar mutu, dan diterima oleh masyarakat.