Skripsi Jurusan Tata Boga - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Identifikasi Makanan Khas Berbasis Bahan Baku Lokal di Lamongan

Nina Adi Perwita

Abstrak


ABSTRAK

 

Kabupaten Lamongan memiliki beranekaragam makanan khas dengan ciri khas daerah dan dibuat dari bahan baku lokal. Identifikasi makanan khas bertujuan untuk meningkatkan citra dan kelestarian makanan khas agar dicintai dan dihargai oleh masyarakat. Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman makanan khas, bahan baku lokal, dan teknik pengolahan makanan.

Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan pada penelitian ini adalah pengusaha, pembuat dan penjual makanan khas.

 

Hasil Penelitian ini adalah (1) keanekaragaman makanan khas di Kabupaten Lamongan meliputi makanan pokok (nasi jagung), lauk pauk (kelo kuning kutuk, kelo kuning bandeng, botok kutuk, botok bandeng, soto ayam, soto kikil, otak-otak bandeng, ikan asap dan kare rajungan), makanan sepinggan (nasi boran dan tahu campur), jajanan (wingko babat, jenang ketan ireng, dan jumbrek), dan minuman (legen, dawet siwalan, dan dawet bathil); (2) bahan baku lokal yang digunakan untuk membuat makanan khas yaitu dari sektor pertanian (jagung) dan sub sektor perikanan (mujaer, bandeng, gabus, bawal hitam, kakap merah, tongkol, tengiri, kerapu, pari, rajungan, ayam-ayam dan cakalang); (3) teknik pengolahan makanan yang digunakan meliputi merebus, merebus dibawah titik didih dengan api kecil  (simmering), menumis, mengukus, menggoreng, memanggang, menyangrai, dan pengasapan.