Skripsi Jurusan Tata Boga - Fakultas Teknik UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Upaya Peningkatan Hasil Belajar Melalui Pembelajaran Kooperatif TAI dan TGT Pada Mata Pelajaran Pengetahuan Bahan Makanan di SMK Hidayatul Mubtadi’in Singosari

Fella Septa Wanda

Abstrak


ABSTRAK

Wanda, Fella Septa. 2016. Upaya Peningkatan Hasil Belajar Melalui Pembelajaran Kooperatif TAI dan TGT Pada Mata Pelajaran Pengetahuan Bahan Makanan di SMK Hidayatul Mubtadi’in Singosari. Skripsi, Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Teti Setiawati, M.Pd, (II): Dr. Rina Rifqie Mariana, M.P.

Kata Kunci: model pembelajaran TAI, model pembelajaran TGT, hasil belajar

Ketuntasan hasil belajar pada mata pelajaran Pengetahuan Bahan Makanan masih rendah, salah satu faktor penyebabnya karena partisipasi aktif siswa dalam kegiatan pembelajaran kurang. Salah satu metode pembelajaran yang dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa melalui pembelajaran kooperatif, diantaranya model Teams Assisted Indovidualized (TAI) dan Teams Games Tournament (TGT). Model TAI mengkondisikan masing-masing anggota kelompok memiliki peran tanggung jawab individu melalui tutor sebaya. Sedangkan model TGT mengutamakan kerjasama kelompok melalui aktivitas belajar dengan permainan.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan peningkatan hasil belajar melalui penerapan  model pembelajaran TAI dibandingkan dengan TGT pada mata pelajaran Pengetahuan Bahan Makanan di SMK Hidayatul Mubtadi’in.

Jenis penelitian yang dilakukan adalah pre experimental design dengan model one group pretest-posttest design. Penelitian ini melibatkan dua kelas eksperimen dengan penerapan model pembelajaran yang berbeda. Jumlah populasi sebanyak 54 siswa, terdiri 28 siswa kelas eksperimen 1, dan 26 siswa kelas eksperimen 2. Pengumpulan data berupa tes formatif pilihan ganda yang akan dianalisis peningkatannya dan diuji beda dengan t test.

Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar pada kedua kelas eksperimen. Peningkatan hasil belajar pada kelas ekperimen 1 melalui model TAI sebesar 20,75, sedangkan pada kelas eksperimen 2 melalui model TGT sebesar 21,77. Ketuntasan belajar kelas TAI 82,2%, dan 76,9% pada kelas TGT. Berdasarkan perhitungan uji perbedaan, diketahui thitung 1,069 < ttabel 2,002, sehingga tidak terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar yang signifikan antara model pembelajaran TAI dan TGT pada mata pelajaran Pengetahuan Bahan Makanan di SMK Hidayatul Mubtadi’in.