Skripsi Jurusan Tata Boga - Fakultas Teknik UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Makanan Tradisional Sebagai Potensi Wisata Kuliner di Kabupaten Tulungagung

Ika Rizawatul Kusna

Abstrak


ABSTRAK

 

Kusna, I. R. 2016. Analisis Makanan Tradisional Sebagai Potensi Wisata Kuliner di Kabupaten Tulungagung. Skripsi, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Nunung Nurjanah, M.Kes., (II) Laili Hidayati, S. Pd., M.Si.

Kata Kunci: Makanan Tradisional, Kuliner, Kabupaten Tulungagung

Kabupaten Tulungagung memiliki beragam jenis makanan tradisional yang menjadi ciri khas daerah dan dibuat dari bahan baku lokal. Makanan tradisional dapat dijadikan peluang untuk mempromosikan wisata kuliner. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keanaekaragaman, pengolahan makanan, pengemasan, dan fungsi dari makanan tradisional di Kabupaten Tulungagung.

Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan pada penelitian ini adalah pengusaha makanan tradisional, pembuat sekaligus penjual makanan tradisional.

Berdasarkan temuan penelitian dan pembahasan, diperoleh kesimpulan bahwa: (1) Keanekaragaman makanan di Kabupaten Tulungagung meliputi punten, tiwul, nasi gronjol, ayam lodho, sate kambing, sayur ikan asin, pecel lele, soto ayam kampung, tahu bumbu, urap-urap, bothok, sayur lodeh, sayur pecel, kue geti, jenang syabun, jenang ketan lasimun, kerupuk rambak, dan kerupuk gadung; (2) Teknik pengolahan makanan yang digunakan meliputi merebus, merebus dibawah titik didih dengan api kecil, menumis, mengukus, menggoreng, membakar, dan menyangrai (3) Pengemasan makanan menggunakan daun pisang, daun jati, besek, plastik dan kertas; (4) Makanan tradisional dapat dijadikan sebagai salah satu oleh-oleh dan dapat dijadikan potensi wisata kuliner di Kabupaten Tulungagung.

ABSTRACT

 

Kusna, I. R. 2016. Analysis of Traditional Foods as a Culinary Tourism Potential of Tulungagung Regency. Undergraduate Thesis, Department of Industrial Technology, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Malang. Supervisors: (1) Dra. Nunung Nurjanah, M.Kes., (II) Laili Hidayati, S. Pd., M.Si.

Keywords: Traditional Foods, Culinary, Tulungagung

Tulungagung has various traditional foods that characterize the region and originally made of local raw materials. Traditional foods can be used as a potential opportunity to promote the local culinary tourism. The aim of this research was to study the diversity, food processing, packaging, and function of traditional foods in Tulungagung.

This research was a descriptive research and used the approach of qualitative. Data were obtained through observation, interview, and documentation. Informants in this research were the entrepreneurs, makers, as well as the sellers of traditional foods. 

 

Based on the findings and discussion, it was concluded that: (1) food diversity in Tulungagung was consisted of punten, tiwul, nasi gronjol, ayam lodho, sate kambing, sayur ikan asin, pecel lele, soto ayam kampung, tahu bumbu, urap-urap, bothok, sayur lodeh, sayur pecel, kue geti, jenang syabun, jenang ketan lasimun, kerupuk rambak, dan kerupuk gadung; (2) the technique of food processing included boiling, boiling bellow the boiling point or by the low heat, stir frying, steaming, frying searing, and roasting; (3) Food packaging was using banana leaf, teak leaf, woven bamboo bucket (Besek), plastic, and paper; (4) traditional foods can be promoted as a food souvenir and the culinary tourism potential of Tulungagung.