Skripsi Jurusan Tata Boga - Fakultas Teknik UM, 2016

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kajian Mi Basah Substitusi Tepung Jamur Tiram Putih (Pleuretus ostreatus) untuk Menanggulangi Anemia

Rizky Husnia Wardany

Abstrak


ABSTRAK

 

Wardany, Rizky Husnia. 2015. Kajian Mi Basah Subtitusi Tepung Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus) untuk Menanggulangi Anemia. Skripsi, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Dra. Mazarina Devi, M.Si (II) Lismi Animatul Chisbiyah, S.Pd., M.Pd.

 

Kata Kunci: Mi Basah, Tepung Jamur Tiram Putih, Anemia

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh subtitusitepungjamurtiramputihpada mi basah terhadap sifat fisik (elastisitas dan warna), Sifat kimia meliputi zat besi (Fe) dan serat kasar yang terdapat pada mi basah subtitusi tepung jamur tiram putih, mengetahui hasil hedonik yang meliputi tekstur, warna, rasa, dan aroma mi basah subtitusi tepung jamur tiram putihdanmemperoleh formula yang tepat dengan perbandingan tepung jamur tiram putih 20%, 30%, dan 40%.

Penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen. Produk mi basah subtitusi tepung jamur tiram putih ini diteliti dengan perbandingan tepung jamur tiram putih sebesar 20%, 30%, dan 40% yang dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Uji fisik warna diuji menggunakan alat colorimeter, sedangkan untuk tekstur (elastisitas) diuji menggunakan alat tensile strength. Pengujian kimia zat besi menggunakan metode AAS (Atomic Absorbtion Spectroscopi) dan untuk serat diuji menggunakan metode Crude fiber, Data yang diperoleh dari hasil penelitian dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) untuk menguji rata-rata lebih dari dua sampel, jikaterdapatperbedaandilanjutkan dengan uji DMRT.

Hasil penelitian menunjukkan, tidak adanya pengaruh subtitusi tepung jamur tiram putih terhadap warna, terdapat pengaruh subtitusi tepung jamur tiram putih terhadap tekstur (elastisitas). Terdapat pengaruh subtitusi tepung jamur tiram putih terhadap zat besi (Fe) dan serat. Kandungan zat besi tertinggi pada mi basah subtitusi tepung jamur tiram putih dengan subtitusi 40% sebesar 0,693 ppm. Kandungan serat kasar tertinggi pada mi basah subtitusi tepung jamur tiram putih dengan persentase 40% sebesar1,76. Terdapat perbedaan kesukaan terhadap hedonic tekstur, rasa, warna, dan aroma mi basah subtitusi tepung jamur tiram putih. Formula terbaik subtitusi tepung jamur tiram putih dengan perlakuan 20%