Skripsi Jurusan Tata Boga - Fakultas Teknik UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Daya Putus dan elastisitas Mi Instan Fortifikasi Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera Lamk.)

NIKEN FEBRIANI

Abstrak


ABSTRAK

Kelor merupakan tanaman multi guna, padat nutrisi dan berkhasiat obat.Daun kelor merupakan jenis sayuran hijau yang berpotensi sebagai sumber protein. Masyarakat banyak memanfaatkan daun kelor yang masih muda sebagai sayur segar sedangkan daun kelor yang sudah tua dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Pemanfaatan daun kelor sekaranginisudah lebih bervariasi, salah satunya yaitu dibuat serbuk/tepung.Tepung daun kelor dapat dipergunakan sebagai bahan makanan tambahan dalam beras/nasi, sup dan sebagainya.Dalam bentuk serbuk/tepung daun kelor akan lebih banyak variasi makanan yang dapat dibuat, salah satunya yaitu mi.

Fortifikasi tepung daun kelor sebagai bahan campuran dalam pembuatan mi sangat bermanfaat untuk dikembangkan, karena kandungan nutrisi yang tinggi pada daun kelor baik untuk kebutuhan gizi dalam tubuh. Produk mi instan fortifikasi tepung daun kelor perlu dikaji daya putus dan elastisitaskarena termasuk penentu hasil sesuai standar mutu mi instan. Tujuandaripenelitianiniadalah menganalisis daya putusdanelastisitas mi instan fortifikasi tepung daun kelor 0 g; 2,1 g; 4,2 g;8,4 g,menentukanperlakuanterbaikdayaputusdanelastisitas mi kelorinstandenganmenggunakanmetodeindeksefektifitas.

Penelitianinimerupakanpenelitianeksperimen, menggunakan RAL(RancanganAcakLengkap)sebanyakempatperlakuandengandua kali pengulangan.Penelitianujidayaputusdanelastisitas mi kelorinstanmenggunakanalatTensile Strength.Data hasilpenelitiandianalisissecarastatistikmenggunakanOne WayANOVA, apabilaterdapatperbedaanpadaperlakuanmakadilanjutkanujiDMRT(Duncan Multiple Range Test).

Hasilpenelitianmenunjukkanbahwa parameter dayaputusberbedanyata, dengansignifikan ≥0,05 yaitu 0,05, sedangkan parameter elastisitassangatberbedanyata,dengansignifikan