Skripsi Jurusan Tata Boga - Fakultas Teknik UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

STUDI KASUS KEJADIAN GONDOK PADA ANAK SEKOLAH DASAR DENGAN KEBIASAAN MAKAN DI SDN 2 KARANGPATIHAN PONOROGO

ANDHITA DEWI

Abstrak


ABSTRAK

 

Dewi, Andhita Puspa Rusmala. 2013. Studi Kasus Kejadian Gondok Pada Anak Sekolah Dasar Dengan Kebiasaan Makan di SDN 2 Karangpatihan Ponorogo. Skripsi. Program Studi S1 Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Jurusan Teknologi Industri, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Mazarina Devi, M.Si, (II) Dra. Rini Sudjarwati, M.Pd.

 

Kata Kunci: Kebiasaan Makan, GAKY, Anak Sekolah Dasar (SD)

 

            Dasar dari kekurangan zat gizi yaitu dipengaruhi oleh kebiasaan makan yang kurang baik. Kebiasaan makan merupakan faktor utama untuk memenuhi kebutuhan gizi. Gondok merupakan salah satu masalah akibat kurangnya asupan zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.

            Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kebiasaan makan dengan kejadian gondok pada anak usia sekolah dasar di SDN 2 Karangpatihan Ponorogo. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V SDN 2 Karangpatihan Ponorogo yang berjumlah 34 siswa. Analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis hubungan antara variabel penelitian adalah analisis Rank Spearman.

            Berdasarkan hasil analisis data kebiasaan makan yang terdiri dari Kebiasaan Makan Menu Lengkap Per Hari dengan Kejadian Gondok nilai yang diperoleh yaitu sebesar 0,482 dengan nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,050. Nilai yang diperoleh dari Tingkat Konsusmsi Pangan Sumber Yodium dengan Kejadian Gondok sebesar 0,255 dengan nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,032. Nilai yang diperoleh dari Tingkat Konsumsi Pangan Sumber Goitrogenic dengan Kejadian Gondok sebesar 0,408 dengan nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,014. Nilai yang diperoleh dari Tingkat Penggunaan Garam Beryodium dengan Kejadian Gondok sebesar 0,052 dengan nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,044. Hasil analisis statistik, menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kebiasaan makan dengan kejadian gondok.

            Saran penelitian ini yaitu berharap mampu memperbaiki konsumsi pangan terutama asupan yodium, serta lebih memperhatikan tumbuh kembang anak dan kebutuhan gizi anak untk mengurangi tingkat kejadian gondok.