Skripsi Jurusan Tata Boga - Fakultas Teknik UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Implementasi Kesehatan Keselamatan Kerja dan Hygiene Sanitasi Pada Pembelajaran Praktikum di SMK Negeri 3 Malang

Ratih . Anggraini

Abstrak


ABSTRAK

 

Anggraini, Ratih. 2013. Implementasi Kesehatan Keselamatan Kerja dan Hygiene Sanitasi (K3HS) pada Pembelajaran Praktikum di SMK Negeri 3 Malang. Skripsi, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Teti Setiawati, M.Pd (II) Dr. Dwi Agus Sudjimat, S.T., M.Pd

 

Kata Kunci: kesehatan keselamatan kerja, hygiene sanitasi, peran guru

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi prosedur kesehatan keselamatan kerja dan hygiene sanitasi pada pembelajaran praktikum ditinjau dari peranan guru dalam melakukan proses implementasi dalam suatu pembelajaran praktikum kompetensi keahlian jasa boga di SMK Negeri 3 Malang. Rancangan penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sumber data penelitian ini adalah guru kompetensi keahlian jasa boga yang mengajar mata pelajaran produktif (praktikum) di kelas XII Kompetensi Keahlian Jasa Boga. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan kuesioner atau angket.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kesehatan keselamatan kerja dan hygiene sanitasi pada pembelajaran praktikum di SMK Negeri 3 Malang sebagai berikut: (a) peran guru dalam implementasi K3HS pada pembelajaran praktikum rata-rata menunjukkan kategori standar, namun dari 24 aspek pengamatan 6 aspek diantaranya menunjukkan rata-rata cukup standar. Artinya bahwa keenam aspek tersebut perlu diperbaiki agar proses pembelajaran terstandar; dan (b) sikap siswa terhadap implementasi prosedur K3HS pada pembelajaran praktikum yang dilakukan guru rata-rata menunjukkan kategori standar, namun perhatian dan pengawasan guru lebih diintensifkan mengingat pada aspek pelaksanaan piket dan aspek siswa melakukan kesalahan ketika guru lengah dalam pengawasan menjadi suatu aspek yang masih dilakukan peserta didik pada saat pelaksanaan praktikum.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi K3HS pada pembelajaran praktikum di SMK Negeri 3 Malang dikategorikan standar dengan kriteria baik, namun juga terdapat kekurangan dalam beberapa aspek yang perlu diperbaiki. Pada indikator kesesuaian RPP, seharusnya guru menyertakan prosedur K3HS sebagai bagian dari proses implementasi karena pada dasarnya prosedur K3HS merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembelajaran praktikum. Sekolah seharusnya memiliki standar operasional prosedur tersendiri sebagai acuan bagi peserta didik dalam melaksanakan praktikum, sehingga proses pembelajaran praktikum memiliki acuan standar pada setiap prosedur kerja di laboratorium. Secara umum dan menyeluruh peran guru perlu ditingkatkan selama pembelajaran praktikum berlangsung, mengingat pengawasan dan perhatian secara konsisten dan kontinyu terhadap siswa masih diperlukan walaupun siswa sudah berada di kelas XII.